Jumlah Penyakit Akibat Rokok Meningkat 30 Persen di Jerman

Ilustrasi
Ilustrasi (pixabay)

KLIKPOSITIF - Kantor Statistik Federal Jerman melaporkan bahwa jumlah penyakit yang berkaitan dengan merokok meningkat 30 persen di negara itu, Rabu (31/5).

Dilansir dari laman xinhua, sekitar 450 ribu pasien yang menderita kanker paru-paru atau paru-paru dirawat di rumah sakit pada tahun 2015. Hal itu meningkat 30 persen dari 10 tahun yang lalu.

baca juga: Mensos Usul Harga Rokok Rp100.000 per Bungkus, Apa Tujuannya?

Lebih dari 45 ribu orang kemudian meninggal akibat kanker paru-paru, yang sekarang dianggap sebagai penyebab kematian paling umum keempat di Jerman . Sementara itu, 31 ribu orang juga meninggal karena batuk rokok , yang merupakan penyakit paru obstruktif kronik.

Tapi jumlah perokok di Jerman turun dari tahun ke tahun. Pada tahun 2007, 251 juta rokok dikenai pajak beli, dibandingkan dengan tahun 2007 yang hanya berjumlah 205 juta. Namun pipa, terutama pipa shisha terus meningkat dan antara tahun 2007 dan 2017, konsumsi tembakau pipa meningkat dari empat menjadi tujuh ton.

baca juga: Daimler Akan Produksi Mobil Penumpang Tanpa Karbon

Kantor Statistik Federal juga menambahkan bahwa konsumsi tembakau sebenarnya jauh lebih tinggi daripada hasilnya, karena statistik hanya mencakup tembakau pajak dan tidak mencakup pasar gelap.

Penulis: Fitria Marlina