Irigasi Rusak, Lahan di Koto Tangah Padang Terancam

Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah meninjau Batang Kasang.
Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah meninjau Batang Kasang. (Humas Pemko Padang)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Ratusan petak sawah di kelurahan Balai Gadang dan Batipuh Panjang, Kecamatan Koto Tangah terancam menjadi lahan tidur . Hal ini karena Bendungan Irigasi Batang Kasang II di Sekayan yang selama ini menjadi andalan petani untuk pengairan rusak karena terjangan air bah.

Bendungan berikut sungai primer itu membutuhkan normalisasi total agar bisa berfungsi lebih baik. Itu membutuhkan anggaran tidak sedikit yang tidak mungkin didukung APBD Kota Padang .

baca juga: David Situmpul, Pedagang Goreng Keliling di Padang dapat Santunan dari Andre Rosiade

“Batang Kasang II ini membutuhkan normalisasi total agar dapat berfungsi optimal untuk pengairan dan pengendalian banjir,” kata Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah saat melakukan pengecekan ke lokasi, Selasa 6 Juni 2017.

Mahyeldi meninjau lokasi didampingi Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Fadelan Fitra sempat menelusuri aliran sungai sekitar bendungan irigasi. Terdapat kerusakan sisi sungai yang cukup parah dan debit air sungai yang rendah.

baca juga: Gubernur Dorong Pengembangan Pelabuhan Teluk Bayur

“Kondisi irigasi sekarang memang tidak berfungsi normal sehingga tidak bisa dimanfaatkan petani untuk pengairan. Kondisi ini mengancam lahan jadi lahan tidur dan tidak tergarap,” jelas Mahyeldi.

Untuk mengurangi kerusakan parah agar irigasi dapat dimanfaatkan, Pemko Padang untuk sementara memasang batu beronjong di bendungan tersebut. Sedangkan untuk normalisasi sungai akan diusulkan melalui Kementerian PUPR dari APBN. (*)

baca juga: Andre Rosiade Bantu Modal Penjual Kacang Ramang dan Jagung Keliling

Penulis: Hijrah Adi Sukrial