Ini Langkah Mudik yang Aman dari Dishub Sumbar

Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Amran.
Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Amran. (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Keselamatan memang harus nomor satu saat melakukan mudik Lebaran . Untuk itu, selain stamina yang prima, kendaraan untuk mudik juga harus diperhatikan, apalagi angkutan umum yang mengangkut banyak orang. Perlu dilakukan pengecekan berkala untuk angkutan, terlebih saat arus mudik dan balik Lebaran .

Kepala Dinas Perhubungan Sumbar , Amran mengatakan, untuk memastikan keselamatan selama arus mudik dan balik Lebaran perlu dilakukan uji kelayakan operasi bagi angkutan seperti penempatan alat pemecah kaca di dalam bis. Kemudian, kepakaman rem kendaraan, fungsi lampu kendaraan serta kelaikan ban dan sejumlah faktor lainnya.

baca juga: Tahun Ini, Hewan Kurban di Pessel Berkurang

"Karena ini nanti yang akan menjadi pemicu terjadinya kecelakaan. Bayangkan jika ban botak saat barada di jalan licin, rem bisa tidak berfungsi. Apalagi diprediksi arus mudik nanti akan sering hujan dan tidak yang berubah-ubah," sebutnya.

Sementara, untuk pemudik yang mengunakan sepeda motor bisa memanfaatkan rest area untuk beristirahat, jangan dipaksakan jika kondisi kurang fit. Selain itu, demi keselamatan kendaraan pariwisata juga harus dicek, seperti bis pariwisata, kereta api dan boat penyeberangan antar pulau saat Lebaran dan pasca Lebaran .

baca juga: Presiden Sebut Angka Kematian Corona Indonesia Lebihi Angka Global

"Untuk menjaga keselamatan selama Lebaran , angkutan darat, laut dan danau Dishub melakukan cek kelayakan. Jika bukan kewenangan kami akan direkomendasikan dengan pihak berwenang di masing-masing sektor seperti angkutan antar pulau dengan KSPO," tuturnya.

Khusus angkutan antar pulau dan danau, boat, perahu dan kapal harus menyediakan sarana dan alat keselamatan, seperti pelampung di setiap tempat duduk dan satu orang satu pelampung. "Jangan ada lagi seperti kejadian tahun lalu di Pariaman, pengunjung tenggelam saat merayakan Lebaran ke pulau," katanya.

baca juga: H-15 Kemerdekaan RI, Penjual Bendera Mulai Bermunculan

Demi menjaga keselamatan pemudik nantinya, tambah Amran, pihaknya juga berkoordinasi dengan stakeholder lain seperi Dinas Perhubungan Kabupaten dan Kota, pihak kepolisian dan organisasi masyarakat yang ikut bersumbangsih dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan mudik Lebaran .

"Penempatan personel polisi, Dishub dan Ormas di titik rawan macet saat mudik . Tahun lalu, kami minta setiap satu kilometer satu personel, tahun ini kami minta juga begitu kepada polisi," pungkasnya.

baca juga: Libur Lebaran, Pengunjung Pantai Padang Terpantau Membludak

[Joni Abdul Kasir]

Penulis: Agusmanto