Forkopimda Pastikan Kota Solok Aman dari Isu dr. Fiera Lovita

Jumpa pers jajaran Forkopimda Kota Solok.
Jumpa pers jajaran Forkopimda Kota Solok. (istimewa)

KOTA SOLOK , KLIKPOSITIF -- Jajaran Forkopimda yang ada di Kota Solok menggelar pertemuan dengan wartawan di ruang lobi Walikota Lantai II, Balaikota Kota Solok , Jumat 9 Juni 2017 pagi. Pertemuan tersebut menitikberatkan kepada pembahasan masalah dr. Fiera Lovita yang dianggap mencoreng nama Kota Solok .

Pertemuan yang dihadiri oleh jajaran tungku tigo sajarangan dan pimpinan daerah tersebut menghasilkan sejumlah poin untuk menyatakan jika Kota Solok tidak akan pernah terganggu isu yang memecah masyarakat. Ini membuktikan jika kota penghasil padi tersebut kondusif dari isu yang beredar.

baca juga: Masuk Nominasi API 2020, Begini Pesona Kampung Wisata Sarugo di Koto Tinggi Lima Puluh Kota

Wakapolres Kota Solok , Kompol Sumintak yang hadir dalam pertemuan tersebut menyatakan, apresiasinya kepada semua pihak, terlebih wartawan yang sudah berimbang dalam pemberitaan dan sesuai dengan fakta. Hal tersebut sangat membantu terciptanya kondisi yang kondusif di Kota Solok .

Selain itu, ditambahkannya, ada keinginan besar dari yang bersangkutan untuk mengembangkan karirnya di luar Sumbar yaitu, ke Jakarta karena ikut dengan suaminya. "Yang paling penting, permasalahan yang terjadi saat ini tidak ada kaitannya dengan pergantian Kapolres, karena dalam Polri, rotasi dan mutasi adalah hal yang lumrah," jelasnya.

baca juga: Pasien Positif 05 COVID-19 Kota Solok Dirawat di RSUD M. Natsir

Namun, Ketua LKAAM Kota Solok , Rusli Khatib Sulaiman mengatakan kecaman terhadap setiap aksi yang bisa memecah belah masyarakat Kota Solok . Dia menegaskan, lembaga adat tidak akan rela ada yang mengacau ketentraman masyarakat Kota Solok dan meminta proses hukum dilakukan dengan seadilnya.

"Kami dari Lembaga Adat tidak akan rela ada orang yang mengacau ketentraman masyarakat di Kota Solok yang dikenal cinta damai ini," paparnya.

baca juga: Objek Wisata Jembatan Pelangi di Pariaman Diresmikan, Tiket Cuma Rp2.000

Sementara, Bundo Kandung, Milda Murniati menyebut, Kota Solok adalah kota yang beradat dan setiap permasalahan yang ada selalu diselesaikan melalui Musyawarah ini. Menurutnya, yang harus dilakukan adalah bagaimana cara mengembalikan citra Kota Solok karena fakta yang dibuat terbalik oleh yang bersangkutan (dr. Fiera Lovita).

"Yang harus dilakukan adalah sikap tenang. Jika beliau kembali ke Kota Solok , kami siap menerima, namun proses hukumnya tetap dilanjutkan," tutupnya. (*)

baca juga: 32 Personel Polisi Resor Pasbar Naik Pangkat

Penulis: Agusmanto