Rumah Disita Bank Jadi Alasan Perempuan Ini Bawa Ganja ke Bukittinggi

Tersangka N
Tersangka N (KLIKPOSITIF/Haswandi)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF -- Polres Bukittinggi menangkap Tersangka N (43) yang membawa 20 kilogram ganja kering ke Kota Bukittinggi , Senin 12 Juni 2017. (Baca : Bukittinggi " href="http://news. KLIKPOSITIF .com/baca/15610/lolos-di-aceh-dan-sumut--aksi-kurir-ganja-20-kilogram-terhenti-di-bukittinggi">Lolos di Aceh dan Sumut, Aksi Kurir Ganja 20 Kilogram Terhenti di Bukittinggi )

Wanita yang berperan sebagai kurir asal Desa Keudu Mane, Kabupaten  Aceh Utara, Provinsi Aceh, mengaku terpaksa membawa barang haram itu. Katanya, ia terdesak kebutuhan hidup sehingga tak punya pilihan selain jadi kurir ganja.

baca juga: DPR: Persoalan Narkotika di Lapas Tak Ubahnya Sampah yang Terus Menumpuk

“Anak saya ada enam, suami pun lumpuh,” ucap N, Senin 12 Juni 2017 di Mapolres Bukittinggi .

Tak hanya itu, menurut pengakuannya, rumahnya pun saat ini akan disita pihak Bank.

baca juga: Bukittinggi Tambah 100 Tempat Tidur untuk Pasien COVID-19

Terdesak karena kebutuhan itu, ia terpaksa mengambil jalan pintas untuk menjadi kurir ganja dengan upah Rp300 ribu perpaket atau sekitar Rp6 juta.

Kepada petugas kepolisian, tersangka mengaku baru pertama kali melakukan aksi tersebut.

baca juga: Owner Foresthree Coffee Muhammad Syukri Jabat Ketua ESI Kota Bukittinggi Pertama

Akibat sikap nekadnya itu, kini N harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Ancaman maksimal bisa hukuman mati,” sebut Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana.

baca juga: Seorang Pengedar Narkoba Dibekuk Polsek Rambatan Tanah Datar

Sebelumnya, N ditangkap sesaat setelah turun dari Pool ALS dekat Simpang Limau Bukittinggi setelah kedapatan membawa sebanyak 20 paket ganja kering seberat 20 kilogram.

Dari hasil penyelidikan sementara pihak Kepolisian, disebutkan ia akan mengedarkan ganja itu di wilayah Bukittinggi .

[Hatta Rizal]

Penulis: Iwan R