Begini Suasana Ketika Bupati Tanah Datar Sahur di Rumah Warga Miskin

Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi ketika sahur bersama warga miskin di Jorong Aur, Nagari Barulak, Kecamatan Tanjung Baru, Tanah Datar.
Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi ketika sahur bersama warga miskin di Jorong Aur, Nagari Barulak, Kecamatan Tanjung Baru, Tanah Datar. (Hijrah Adi Sukrial)

Senin 19 Juni 2017 dini hari, Syafrida, warga Jorong Aur, Nagari Barulak, Kecamatan Tanjung Baru, Tanah Datar sedang bersiap-siap menyiapkan makanan sahur untuk suami dan dua anaknya. Tiba-tiba seorang pria berbaju putih mengetuk pintu dan mengucapkan salam. Ternyata pria itu adalah Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi yang ingin sahur bersama keluarga mereka. Seperti apa?

Waktu menunjukkan pukul 4.15 WIB, dinginnya udara di Nagari Barulak menusuk tulang. Didampingi Kepala Jorong Aur, ajudan dan beberapa tokoh masyarakat, Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi berjalan kaki dari halaman masjid untuk bisa menuju rumah Syafrida yang dihuni bersama suaminya Amril dan dua anaknya.

baca juga: Hari Ini, 22 Warga Tanah Datar Terkonfirmasi Positif COVID-19

Jangankan mobil, sepeda motor pun tak bisa masuk ke rumah Syafrida. Maklum, rumahnya berdiri di lokasi yang agak curam. Memegang senter, bupati pun memulai perjalanan di jalan tanah untuk sampai ke rumah kayu berukuran 4X6 tersebut.

Bupati harus berjalan dengan hati-hati, menuruni satu demi satu anak tangga di jalan tanah. Selain itu, ada beberapa jembatan kecil untuk melintasi parit menjelang ke rumah tersebut.

baca juga: Simpan 8 Paket Sabu di Lemari, Seorang Pemuda Dibekuk Polres Tanah Datar

Setelah mengucapkan salam, bupati meminta izin kepada Syafrida untuk bisa sahur bersama keluarga Syafrida. Setelah mendapatkan izin, rantang makanan yang dibawa rombongan bupati pun dibawa ke tengah rumah. Syafrida kemudian membangunkan kedua anaknya yang masih tidur.

Sejatinya rumah Amril tak dialiri listrik, namun karena kunjungan mendadak bupati, kepala jorong setempat mengusahakan sambungan listrik dari rumah terdekat. Sehari-hari keluarga ini hanya diterangi oleh lampu semprong.

baca juga: Hari Ini, 11 Warga Tanah Datar Terkonfirmasi Positif COVID-19, Meninggal 1 Orang

Amril, suami Syafrida kemudian dipersilakan duduk di samping bupati. Bupati lalu mengambilkan nasi untuk Amril anak-anaknya. Gemericik air di bandar depan rumah Amril membuat suasana dini hari itu menjadi lebih syahdu.

Sambil makan, Amril menceritakan kehidupannya kepada Irdinansyah Tarmizi . Kata Amril, dia hanya seorang buruh tani dengan penghasilan yang sangat pas-pasan.

baca juga: Kodim Tanah Datar Gelar Komunikasi Sosial, Dandim Harapkan Hal ini

Sebaliknya Irdinansyah Tarmizi pun memberikan motivasi kepada keluarga tersebut. Irdinansyah Tarmizi berpesan kepada Amril agar jangan putus asa menjalani kehidupan dan serius mendidik anak-anaknya agar kelak anak-anaknya bisa sukses dan mengubah kehidupan mereka.

Bupati juga bercengkerama dengan Tiara, 16, anak Amril yang sekolah di Jurusan Teknik Komputer Jaringan, SMK Tanjung Alam. Dia berpesan agar Tiara sekolah sungguh-sungguh dan bertekad mengubah kehidupan keluarganya.

Usai makan, Irdinansyah Tarmizi menyerahkan bantuan uang tunai dan paket Lebaran berupa beras, kain sarung dan kebutuhan Lebaran lainnya kepada keluarga Amril.

Dengan mata berkaca-kaca Syafrida menerima bantuan dari Kata Irdinansyah Tarmizi , dia sengaja sahur di rumah warga untuk mengetahui kondisi riil warga masyarakat Tanah Datar . Setelah disurvei, kata Irdinansyah ada 3.000 warga yang tinggal di rumah tak layak huni.

Untuk itu, dia berpikir harus melihat langsung kondisi masyarakat yang kurang beruntung ini dan memikirkan program untuk mengangkat taraf kehidupan mereka.

“Saat ini kita sedang merancang program bedah rumah terpadu. Nanti, selain rumahnya diperbaiki, kita usahakan perekonomiannya juga dibantu melalui modal usaha atau skema lainnya yang cocok. Dengan demikian, selain tinggal di rumah yang layak huni, mereka juga memiliki kehidupan yang lebih baik,” ulas mantan anggota DPRD Sumbar dua periode ini.

Nanti, setiap nagari menurutnya akan dilaksanakan bedah rumah oleh Pemkab Tanah Datar sebanyak tiga unit, selain itu akan digandeng juga perantau dan anggota DPRD untuk membantu membedah rumah warga.

“Jika tiap nagari dibedah tiga rumah, tambah masing-masing anggota dewan tiga rumah, tambah perantau, kita harapkan dalam setahun ada 500 rumah yang bisa dibedah,” jelas Irdinansyah.

Sejatinya program sahur bersama warga miskin ini menurut Irdinansyah adalah bagian dari kegiatan bermalam di nagari yang sudah dijalankannya beberapa bulan belakangan. Karena bulan Ramadan, maka dia memutuskan untuk sahur bersama warga.

Sebelum ke rumah Amril, Irdinansyah Tarmizi shalat tarawih di salah satu masjid di Nagari Barulak dan tidur di rumah warga. Usai dari rumah Syafrida, bupati shalat subuh di Masjid At-Taqwa dan mengunjungi serta memberikan bantuan ke rumah warga miskin di sekitar masjid tersebut. (*)  

Penulis: Hijrah Adi Sukrial