Polres Limapuluh Kota Tempatkan Sniper di Daerah Rawan

Kapolres Limapuluh Kota Saat di Wawancara Media
Kapolres Limapuluh Kota Saat di Wawancara Media (Ade Suhendra/Klikpositif)

LIMAPULUHKOTA, KLIKPOSITIF -- Kapolres Limapuluh Kota AKBP Haris Hadis himbau masyarakat waspada dan berhati-hati saat mudik lebaran 2017.

"Pemudik diminta meningkatkan kewaspadaan dan utamakan keselamatan. Istirahat jika lelah," kata Haris Hadis.

baca juga: Wagub Sumbar Pantau ASN Pasca Lebaran: Tidak Ada yang Bolos

Ia mengatakan, pihaknya melakukan berbagai upaya untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi pemudik. Ia mengurai kemacetan dari arah Pekanbaru, Riau, pihaknya mengarahkan jalur yang biasa dilalui kendaraan R2 dan R4 ke arah jalur alternatif Batu Balang.

"Untuk kemacetan yang biasa terjadi di rumah makan, SPBU, dan pusat oleh-oleh, kami minta pemilik mengurusnya dengan menyediakan juru parkir yang akan mengatur kendaran baik itu yang masuk maupun keluar," ujarnya.

baca juga: Pelataran Masjid Raya Sumbar Banyak Dikunjungi Wisatawan Untuk Berfoto, Pengurus: Masjid Bukan Tempat Wisata

Kemudian untuk pengamanan di daerah rawan dan beberapa ruas jalan, Polres Limapuluh Kota juga telah menebar tim sniper, patroli jalan raya, dan tim urai dari Sabhara.

"Tim sniper kita sebar di sejumlah titik jalur Limapuluh Kota -Riau yang dianggap rawan," katanya.

baca juga: Lokasi Wisata Ditutup, Pelataran Masjid Raya Sumbar Jadi Tujuan Wisatawan

Sehingga nantinya diharapkan pemudik yang melalui Kabupaten Limapuluh Kota dapat berkendara dengan aman, nyaman, dan tidak takut adanya gangguan di jalan.

"Perharinya ada 31 personil yang disiagakan dan di Limapuluh Kota sendiri ada beberapa pos pelayanan yang kami sediakan yaitu Pangkalan, Jembatan Layang Kelok Sembilan, dan Kawasan Polres Limapuluh Kota ," ujarnya.

baca juga: Lebihi Batas 50 Persen Pengunjung, Satgas Covid Ancam Tutup Tempat Wisata

Ia juga mengingatkan untuk pengendara tetap berhati-hati melalui titik rawan bencana yang terletak di Nagari Pangkalan. Sedangkan di pusat keramaian yaitu objek wisata, pihaknya juga menyediakan pos pengamanan untuk mengantisipasi adanya kejadian dan tindakan yang membahayakan masyarakat.

[Ade Suhendra]

Penulis: Rezka Delpiera