Ternyata Ini Besaran Gaji Jokowi dan Jusuf Kalla

Presiden Joko widodo
Presiden Joko widodo (Okezone)

KLIKPOSITIF -- Tiga tahun menjabat sebagai presiden , Joko Widodo belum merasakan kenaikan gaji , begitu pula dengan wakilnya, Jusuf Kalla. Nominal gaji presiden dan wakilnya itu diatur dalam sesuai UU Nomor 7 Tahun 1978.

Undang-undang tersebut menjelaskan tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden serta Bekas Presiden dan Wakil Presiden .

baca juga: Tak Menemukan Sejumlah Obat dan Vitamin Saat Blusukan di Apotek, Ini yang Dilakukan Presiden Jokowi

Dalam undang-undang itu pula disebutkan bahwa gaji pokok presiden adalah enam kali gaji tertinggi pejabat Indonesia selain Presiden dan Wakil Presiden .

Sedangkan Wakil Presiden adalah empat kali gaji pokok tertinggi pejabat selain Presiden dan Wakil Presiden .

baca juga: Hari Ini, Tagar #2021GantiPresiden Trending Topik di Medsos

"Sampai sekarang belum naik, jika ada yang bilang (naik) itu tidak benar," kata Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden , Bey Machmudin.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2000, gaji pokok tertinggi pejabat negara (setingkat Ketua DPR, MA, BPK) adalah sebesar Rp 5.040.000 per bulan.

baca juga: Sudah Ribuan Warga Meninggal Akibat COVID-19, Wapres : Itulah Sebabnya Pemerintah Menerapkan PPKM Darurat

Jadi jika dihitung berdasarkan ketetapan undang-undang tersebut, besaran gaji Presiden yakni Rp30.240.000 perbulan, dan wakil Presiden Rp20.160.000.

Selain gaji , Presiden dan Wakil Presiden juga mendapatkan tunjangan jabatan, Presiden mendapatkan Rp32.500.000 Sementara, Wakil Presiden yakni Rp22.000.000.

baca juga: Jokowi : Dari Rumah Masing-masing Mari Kita Tundukkan Kepala

"Soal tunjangan itu diatur oleh Keputusan Presiden Nomor 68 Tahun 2001 dan belum berubah hingga saat ini," tutur Bey.(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa