Seorang Pengunjung Kesurupan di Lubang Jepang

Petugas PMI Bukittinggi berusaha menenangkan korban kesurupan Taman Panorama Lubang Jepang Bukittinggi
Petugas PMI Bukittinggi berusaha menenangkan korban kesurupan Taman Panorama Lubang Jepang Bukittinggi (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF - Seorang pengunjung Taman Panorama Lubang Jepang Bukittinggi , sekitar pukul 13.00 WIB, Sabtu 1 Juli 2017, tiba-tiba mengoceh tak karuan dan berteriak-teriak.

Pengunjung yang diketahui bernama Fitri (16) asal Biaro Agam itu diduga kesurupan sehingga pengunjung lainnya gempar. “Dia mulai seperti ini sejak dari dalam Lubang Jepang," sebut salah seorang rekannya, Ikbal, saat ditemui.

baca juga: Lolos Kurasi Tingkat Nasional, Dua Iven Sumbar Masuk KEN 2021

Kata Ikbal, di dalam sebuah ruangan di Lubang Jepang, Fitri mendadak berjalan ke tempat- tempat gelap.

“Lalu saya panggil supaya dia tak terpisah dari rombongan. Tapi dia tetap berjalan ke sana ke mari," ujarnya. Jadi, lanjutnya, ia bersama lima orang rekannya yang serombongan dengan Fitri, memaksanya untuk keluar.

baca juga: Sapa Pagi, Cara BPJamsostek Bukittinggi Peringati Hari Buruh

Awalnya, Fitri menolak, tapi kemudian ia berjalan keluar dari area Lubang Jepang diikuti rekannya yang lain. “Dia pergi ke arah Parak Kopi, sepanjang jalan kadang dia diam, mengoceh tak jelas dan minta dipanggil dengan Fatma,’’cerita Ikbal.

Sesampai di Parak Kopi, Fitri kemudian tumbang serta mengamuk sejadi-jadinya dalam posisi telentang. Karena takut terjadi hal yang buruk, rekan-rekannya lalu memegangi dia seraya mengupayakannya untuk sadar.

baca juga: Ramadan Fair Berakhir, UM Sumatera Barat Umumkan Pemenang Lomba

Kondisi ini berlangsung cukup lama, sekitar pukul 15.30 WIB, seorang warga yang kebetulan melintas di sana, Mardi Wardi menemukan sekelompok anak ABG yang sedang bingung tersebut.

Setelah mendapat penjelasan, Mardi kemudian melaporkan kejadian tersebut pada pihak Palang Merah Indonesia (PMI) Bukittinggi . Tak lama berselang, dua petugas PMI Bukittinggi Jevo Roymounda dan Saipul datang ke lokasi untuk menolong korban yang diduga kerasukan.

baca juga: I Love Painan Berganti Lumbung Padi, Begini Arsitektur Baru Landmark di Taman Spora

Dengan membacakan sejumlah ayat Alqur’an, petugas PMI dibantu warga sekitar, mencoba menenangkan korban. Sesaat suasana sempat tegang, karena salah seorang petugas PMI yakni Jevo Roymounda terpental akibat amukan Fitri yang entah kenapa ketika itu terlihat begitu kuat. Sementara itu, tujuh orang disekitarnya berusaha menahannya, namun tampak sangat kesulitan memeganginya.

Akhirnya, sejam kemudian, Fitri berhasil sadar dan dibawa ke Posko untuk pemulihan.

“Hal seperti ini dapat terjadi ketika perut sedang kosong dan pikiran melamun," jelas Jevo.

[Hatta Rizal]

Penulis: Khadijah