Teh Favorit Ratu Belanda Ternyata Berasal dari Solok Selatan

Teh Liki yang merupakan khas Kabupaten Solok Selatan.
Teh Liki yang merupakan khas Kabupaten Solok Selatan. (istimewa)

SOLOK SELATAN , KLIKPOSITIF -- Ratu Beatrix Wihelmina Armgard dari Kerajaan Belanda ternyata telah mengkonsumsi Teh Hijau dari perkebunan Suliki Kabupaten Solok Selatan atau dikenal dengan Teh Liki . Ratu yang memimpin Kerajaan Belanda dari tahun 1980 hingga 2013 ini, telah mengkonsumsi Teh Liki secara turun temurun sejak zaman penjajahan Belanda.

Direktur Utama PT Mitra Kerinci, Yosdian Adi mengisahkan, perwakilan kerajaan Belanda beberapa kali berkunjung ke perkebunan untuk melihat perkembangannya. Rasa cinta terhadap Teh Liki juga berbuntut dengan pemberian beasiswa pemerintah Belanda kepada staf dan karyawan PT Mitra Kerinci untuk melanjutkan pendidikan.

baca juga: Pengurus Kepala Markas, Staf dan Relawan PMI Solsel Dibekali Orientasi dan Pelatihan

"Dulu ada kabar ke Belanda, kalau perkebunan teh favorit kerajaan tutup sampai mereka akhirnya berkunjung dan kemudian memberikan beasiswa kepada manajemen dan staf/karyawan disini untuk melanjutkan pendidikan,” kenangnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, setiap bulan pihaknya mengirimkan teh hijau ke Belanda kurang lebih dua kontainer atau 50 ton. Keluarga kerajaan membeli produk teh melalui vendor atau trader di Belanda, namun terkadang juga membeli secara langsung ke perusahaan dengan jumlah unlimited atau seadanya produksi.

baca juga: Pjs Bupati Solsel: BUMNag Jangan Latah Pilih Jenis Usaha

"Kita mengirimkan langsung Teh Hijau Liki ke kerajaan, tapi mereka terkadang juga membeli langsung kepada trader yang ada di Belanda dan itu hanya teh hijau,” jelas Yosdian.

Alasan keluarga Kerajaan Belanda memilih produk Sumatera Barat ini karena kandungan tanin (zat anti oksidan) didalamnya paling tinggi di Indonesia. Tingginya kandungan tanin Teh Liki ini disebabkan karena tanah di daerah Suliki merupakan tanah gunung. Selain itu, air di daerah Suliki mengandung zat mineral alkaline yang bermanfaat untuk kesehatan.

baca juga: Terbukti Bersalah, Muzni Zakaria Divonis Empat Tahun Penjara

"Teh di Solok Selatan sama dengan yang di Bandung, yaitu Teh Gambung, tapi kandungan tanin di Teh Liki lebih tinggi, yaitu 17 persen, sedangkan di Bandung hanya 10 hingga 12 persen," ungkapnya.

Yosdian mengakui, dengan dikonsumsinya Teh Liki oleh Ratu Beatrix atau keluarga kerajaan, membuat Teh Liki juga disukai warga Belanda, apalagi harga yang ditetapkan lebih murah dibandingkan teh merek lain. Namun demikian, Belanda bukan satu-satunya pasar teh Liki di dunia, karena teh ini juga dipasarkan di Perancis sejumlah 1 kontainer perbulan.

baca juga: Bawaslu Solsel Perpanjang Masa Perekrutan Panwas TPS

[Welly Adia]

Penulis: Agusmanto