Program Bedah Rumah Memberikan Berkah Bagi Pembuat Batu Bata di Dharmasraya

Salah Satu Usaha Batu Bata di Dharmasraya
Salah Satu Usaha Batu Bata di Dharmasraya (Cecep/Klikpositif)

DHARMASRAYA , KLIKPOSITIF -- Penghasilan pembuat batu bata di Dharmasraya meningkat dengan banyaknya pembangunan bedah rumah dan perumahan.

"Alhamdulillah, terbantu dengan adanya bedah rumah," ungkap Lindur Bati (38), pengusaha pembuat batu bata di Nagari Sungai Rumbai Barat, Kecamatan Sungai Rumbai, kepada KLIKPOSITIF , Selasa 11 Juli 2017.

baca juga: Keliling Dharmasraya, Andre Rosiade Tebar Bantuan Rp400 Juta

Kata wanita asal Jogjakarta ini, rata-rata penjualan batu bata perbulan yakni sebanyak 70 ribu. "Sekali masak ada 70 ribuan. Sekali permintaan bahkan lebih dari itu, bisa 150 ribu," ungkap Lindur.

Guna menutupi pencukuran permintaan, dia juga meminta bantuan dari teman-teman seprofesi. "Usai lebaran, belum sempat memanggang. Anggota masih belum balik. Makanya kita antar sisa yang lama dan meminjam batu teman," sebutnya.

baca juga: Sutan Riska Upayakan Dharmasraya Sebagai Daerah Maju

Untuk memproduksi batu bata, kata Lindur, dia menggunakan empat orang anggota. Pencetakan dengan menggunakan alat, sehingga dapat mempercepat pengerjaan.

"Kita tidak manual. Tanah diambil, disiram lalu dicetak. Rata-rata sehari bisa cetak tujuh ribu. Untuk tanah sekali cetak saya bayar Rp 1 juta pada pemilik tanah," sebutnya.

baca juga: Ribuan Pelaku UMKM di Dharmasraya Terima Bantuan Program Banpres Produktif Usaha Mikro

Dia berharap, pembangunan di Dharmasraya terus berkembang. Dengan demikian, usaha yang telah ia mulai sejak empat tahun lalu itu terus eksis.

"Kalau di sini enak, banyak yang pesan. Kalau satu atau dua tahun lalu memang agak mandek," ungkapnya.

baca juga: Seluruh Pengelola dan Karyawan Kuliner di Padang Wajib Tes Swab: Sanksi Tempat Usaha Ditutup

[Cecep]

Penulis: Rezka Delpiera