Kemenpora Raih Penghargaan BNN di Peringatan Hari Anti Narkoba

Badan Narkotika Nasional (BNN) memberi Penghargaan dalam bidang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba( P4GN ) kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora)
Badan Narkotika Nasional (BNN) memberi Penghargaan dalam bidang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba( P4GN ) kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) (Kemenpora)

JAKARTA, KLIKPOSITIF -- Badan Narkotika Nasional ( BNN ) memberi Penghargaan dalam bidang Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba ( P4GN ) kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga ( Kemenpora ).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi BNN kepada Kemenpora yang gencar mengkampanyekan P4GN melalui Program kader Pemuda Anti Narkoba .

baca juga: Pemerintah Sebut Akan Gunakan Teknologi Anyar untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Penghargaan ini diberikan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto kepada Kemenpora melalui Plt. Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Jonni Mardizal mewakili Menpora Imam Nahrawi pada Puncak acara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2017 di Plaza Tugu Api Pancasila, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Kamis (13/7).

Selama ini, Kemenpora telah bekerja sama dengan BNN mencetak kader pemuda anti narkoba dan target pertama yang dicanangkan kedua lembaga negara ini sebanyak 39 ribu kader.

baca juga: Menteri Luhut Sebut Larangan Mudik Lebaran Sukses Tekan Penularan Covid-19

Jonni Mardizal mengatakan, peringatan hari anti narkoba ini merupakan monentum untuk mengkampanyekan P4GN di seluruh pelosok tanah air.

"Hari anti narkoba sangat perlu diperingati. Karena penyalahgunaan narkoba menyebabkan setiap hari 40 sampai 50 orang generasi muda mati sia-sia dan juga sudah menyentuh semua kalangan. Narkoba juga secara nyata dapat memicu kejahatan lainnya, seperti pencurian, pemerkosaan, dan pembunuhan," kata Jonni yang didampingi Asdep Tenaga dan Peningkatan Sumber Daya Pemuda Mulyadi

baca juga: Ilmuwan Temukan Kerabat Baru T-Rex Misterius

Karenanya, Kemenpora mencanangkan gerakan pembentukan kader anti narkoba di tingkat desa. "Untuk tahun 2016 kita sudah mencetak 1500 kader anti narkoba . Dan tahun 2017 kita mencetak 3000 kader anti narkoba di beberapa provinsi," jelasnya.

Ia menambahkan, pada bulan Juli, kita akan mengadakan pelatihan kader anti narkoba sebanyak 500 orang di Yogjakarta. Sebelum lebaran sudah silaksanakan pelatihan kader anti narkoba di Sumatra Selatan sebanyak 500 orang dan itu akan kita lakukan terus menerus di tiap provinsi.

baca juga: 10 Kementerian dan Lembaga Negara Tandatangani MoU, Percepat Fasilitasi Sertifikasi Halal Pelaku UMK

Jonni melanjutkan bahwa sebagai rencana tindak lanjut kegiatan setelah dikukuhkan, Kader Pemuda Anti Narkoba juga akan mendapatkan pendampingan di lapangan untuk melakukan 3 tugas inti yaitu melakukan sosialisasi bahaya narkoba , melakukan pemetaan titik-titik rawan penggunaan dan peredaran narkoba serta membentuk satuan tugas anti narkoba dengan merekrut 25 anak-anak muda lainnya di desanya masing-masing. (*)

Sumber: Kemenpora

Penulis: Eko Fajri