Penerimaan PNS di Sumbar Sulit, Ini Penyebabnya

Wagub Sumbar Nasrul Abit
Wagub Sumbar Nasrul Abit (Joni Abk/Klikpositif)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan, belanja pegawai di kabupaten/kota yang ada di Sumbar masih berada diatas 50 persen. Hal ini membuat peluang penerimaan pegawai negeri sipil ( PNS ) di Sumbar agak sulit.

Sesuai aturan penerimaan PNS , dalam porsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), belanja pegawai harus dibawah 50 persen.

baca juga: Silaturahmi dengan Kapolda, Gubernur dan Wagub Sumbar Jalan Kaki ke Mapolda

"Kemarin saya cek dalam petanya secara keseluruhan daerah berwarna merah itu artinya belanja pegawai tinggi dari belanja pembangunan. Jadi sesuai aturan sulit untuk mendapatkan kuota penambahan," katanya.

Jika mengacu pada aturan itu, Pemprov Sumbar salah satu yang bisa membukan seleksi penerimaan CPNS . Namun penerimaan pegawai disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

baca juga: Pemprov Sumbar Siapkan Anggaran Cadangan untuk Vaksin

"Khusus Pemprov Sumbar bisa karena belanja pegawai kami dibawah 50 persen," katanya.

Menurutnya setiap tahun ada sekitar 300 pegawai pensiun. Yang artinya, jumlah pegawai di Sumbar setiap tahunnya berkurang.

baca juga: Kesulitan Dalam SIPD, Pj Gubernur Sumbar Tetap Minta Pencairan Anggaran Sesuai Jadwal

Ia menjelaskan, pegawai yang dibutuhkan di Sumbar saat ini untuk tenaga kesehatan, pendidikan dan Akutansi. "Kami memang belum buka kran. Yang sudah itu pusat untuk hakim, dosen dan LIPI," jelasnya.

"Kemarin waktu KemenPAN-RB ke Sumbar saya juga sampaikan soal kebutuhan penambahan pegawai. Tentu tidak semua nanti akan dikabulkan oleh pusat," tuturnya.

baca juga: Pj Gubernur Sumbar Kunjungi Gubernur Terpilih

Untuk diketahui sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah jumlah pegawai Pemprov Sumbar saat ini sekitar 20 ribu lebih dengan, ada sekitar 12 ribu lebih pegawai kabupaten dan kota menjadi tanggungan provinsi.

[Joni Abdul Kasir]

Penulis: Rezka Delpiera