Dua Mahasiswa yang Ditahan di Mesir akan Dipulangkan

Orangtua salah satu mahasiswa yang ditangkap d Mesir memperlihatkan foto anaknya.
Orangtua salah satu mahasiswa yang ditangkap d Mesir memperlihatkan foto anaknya. (KLIKPOSITIF/Ade Suhendra)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF -- Kabar mengenai dua mahasiswa Minang di Mesir asal Kabupaten Limapuluh menemui titik terang. Menurut informasi, kedua mahasiswa yaitu, Nurul Islami dan Muhammad Hadi dikabarkan telah bertemu dengan pihak KBRI.

Saat ini, keduanya masih belum bisa dikembalikan kepada pihak KBRI. Informasi jelas keberadaan dua mahasiswa ini membuat orang tua kedua mahasiswa tersebut cukup senang. Salah satunya Murtalinda, orang tua dari Muhammad Hadi ini senang mendengar bahwa anaknya telah diketahui keberadaannya.

baca juga: Peduli Sesama, Pemuda Talago Guguk Lima Puluh Kota Berbagi Takjil Gratis

Menurutnya, sang anak dikabarkan akan dipulangkan ke tanah air, khususnya ke kampung halaman. Saat ditemui KLIKPOSITIF di rumahnya yang terletak di Jalan Tan Malaka Tarok, Kelurahan Tigo Koto Diateh, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh mengatakan, dia masih belum bisa menghubungi anaknya.

"Kami keluarga cukup senang bisa mengetahui keberadaan Hadi. Apalagi kabarnya juga akan dipulangkan," ujar Murtalinda yang akrab disapa Linda ini.

baca juga: Demi Percepatan Pembangunan, Nagari Pangkalan Akan Lakukan Pemekaran

Dia berharap anaknya dapat segera kembali dan tidak berada lagi di pihak keamanan yang menahannya. Namun, dia juga berharap pemulangan anaknya nanti tidak mengganggu studi anaknya.

"Pihak keluarga belum mengetahui secara pasti kapan akan dipulangkan. Kabar ini didapat dari teman Hadi yang mengirimkan rekaman bahwa pihak di sana akan memulangkan setelah urusan tiket bisa diselesaikan pihak keluarga," katanya.

baca juga: Tanggapi Keluhan Masyarakat, Pemkab Lima Puluh Kota Siapkan Anggaran Rp1,5 Miliar

Mendengar kabar akan dipulangkan, pihak keluarga mengakui ada rasa yang bercampur aduk. Selain senang dan berharap bisa bertemu dengan anaknya, kecemasan juga dirasakan oleh Linda yang sehari-hari berjualan di komplek mushala dekat rumahnya.

"Senang bisa pulang dan bertemu Hadi, sedihnya yaitu terkait kelanjutan studinya nanti. Keinginan pihak keluarga tentunya Hadi bisa melanjutkan kembali kuliah di Mesir ," ujarnya berharap.

baca juga: Pemkab Lima Puluh Kota Jadikan SDN 02 Durian Gadang Tempat Karantina, Ini Penyebabnya

[Ade Suhendra]

Penulis: Agusmanto