Petani yang Hilang di Pessel Ditemukan Meninggal

Evakuasi petani yang hilang di Pessel.
Evakuasi petani yang hilang di Pessel. (Humas SAR Padang)

PESSEL , KLIKPOSITIF -- Seorang petani yang dilaporkan hilang di Pessel sejak Rabu lalu ditemukan oleh tim SAR, Jumat 18 Agustus 2017 dalam kondisi meninggal dunia. Korban yang bernama Bainar alias Kakek (70), warga Kenagarian Salido Saribulan Kecamatan IV Jurai, Pessel tersebut ditemukan tergeletak di pinggir sungai.

Tim SAR Gabungan (kantor SAR Padang, BPBD Pesisir Selatan, PMI Salido, Polsek IV Jurai dan masyarakat) langsung mengevakuasi tubuh Bainar dari pinggir sungai dan memasukkannya ke kantong mayat. Jasad korban langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

baca juga: Terkait Pembangunan RSUD, Bupati Pessel: Kalau Saya Lanjutkan, Saya akan Menjadi Tersangka

" Petani ini ditemukan tak bernyawa di pinggir sungai. Kemungkinan, dia meninggal karena jatuh. Kita sudah melakukan evakuasi," tutur Arif Pratama, Humas SAR Padang kepada KLIKPOSITIF .

Dia menyebut, pencarian terhadap korban sudah dilakukan selama tiga hari belakangan dengan menyisiri pinggir sungai. "Padahal, tim sudah berkali-kali melewati lokasi penemuan korban, tapi tidak ditemukan karena kondisi sungai keruh dan air yang deras," ucapnya.

baca juga: Melirik Bisnis Kuliner Randang Ega di Pessel

Namun, dalam pencarian yang dilakukan pada Jumat pagi, tim gabungan memperkuat pencarian di dalam sungai. "Alhamdulillah hari ini cuaca cerah dan air jernih dan tidak deras, korban bisa kita temukan," tambah
Yudi Riva, Dantim Kantor SAR Padang.

Sebelumnya, perempuan tua bernama Bainar alias Kakek (70) dilaporkan hilang sejak Rabu 16 Agsutus 2017 lalu. Hingga Kamis 17 Agustus 2017 sore Bainar belum ditemukan, padahal pihak keluarga telah mencarinya kesana kemari. Warga menduga, Bainar hilang akibat terpeleset ke dalam arus sungai saat hendak pergi ke sawah miliknya. (*)

baca juga: Begini Suasana Musim Durian di Ganting Kubang Pessel

Penulis: Agusmanto