Kepulangan Dua Mahasiswa Indonesia di Mesir Terkendala

Kedua orangtua mahasiswa Minang yang ditahan di Mesir melapor ke Wakil Bupati Limapuluh Kota.
Kedua orangtua mahasiswa Minang yang ditahan di Mesir melapor ke Wakil Bupati Limapuluh Kota. (KLIKPOSITIF/Ade Suhendra)

LIMAPULUH KOTA , KLIKPOSITIF -- Genap 21 hari, rencana kepulangan dua mahasiswa Minang yang ditahan pihak keamanan Mesir masih belum jelas. Sempat dikabarkan akan dipulangkan pada Sabtu 19 Agustus 2017 lalu, Nurul Islami dan Muhammad Hadi belum bisa kembali ke tanah air atau kampung halamannya.

Hal ini membuat pihak keluarga cemas dan pusing memikirkan nasib mahasiswa Al Azhar, Kairo, Mesir ini. Kepada KLIKPOSITIF , M. Khaironi, saudara kandung Nurul Islami menyampaikan pihak keluarga masih belum menerima informasi pasti akan kepulangan saudaranya tersebut.

baca juga: Puskesmas Andalas Telah Vaksin Ribuan Warga, 347 Diantaranya Lansia

"Sebelumnya, pihak KBRI mengatakan akan memulangkan keduanya tanggal 19 Agustus lalu. Kemudian, diundur hingga tanggal 23 Agustus mendatang, Kami pihak keluarga mulai pusing dan ragu akan keberadaan mereka," tulis M. Khaironi melalui pesan singkatnya di WhatsApp kepada jurnalis KLIKPOSITIF di Limapuluh Kota , Senin 21 Agustus 2017.

Nurul Islami dan Muhammad Hadi merupakan dua mahasiswa yang awal Agustus lalu dikabarkan ditahan oleh pihak keamanan Aga, Mesir . Hal ini dipicu karena kondisi Mesir yang tengah bergejolak dan dua mahasiswa Minang ini berada serta melintasi daerah yang cukup rawan yang mengakibatkan keduanya ditahan.

baca juga: Libur Lebaran, Puskesmas di Padang Sepi

M. Khaironi berharap saudaranya bersama temannya dapat segera dibebaskan. Kemudian berkumpul dengan teman-teman dan tentunya diberikan kepastian akan kepulangannya. "Harapan kami dari keluarga yaitunya kepastian berita pemulangan dan semoga jangan diundur lagi," tutupnya.

[Ade Suhendra]

baca juga: BMKG sebut Potensi Hujan Tinggi di Sejumlah Daerah

Penulis: Agusmanto