Adakah Calon Jamaah Umroh Bukittinggi Tertipu First Travel?

Polisi melakukan penggeledahan di Kantor First Travel di Jakarta.
Polisi melakukan penggeledahan di Kantor First Travel di Jakarta. (istimewa)

BUKITINGGI, KLIKPOSITIF -- Publik Tanah Air saat ini sedang gempar akibat terungkapnya penipuan berkedok promo paket umrah yang ditawarkan perusahaan First Travel . Akibat dari kasus First Travel , diduga kuat ada puluhan ribu jamaah yang gagal berangkat ke Tanah Suci.

Kendati angka jumlah calon jamaah umroh itu tergolong sangat besar, belum diketahui apakah ada jamaah asal Bukittinggi yang ikut dengan First Travel .

baca juga: Selama Tiga Hari, Lapas Bukittinggi Gelar Buka Bersama Antara Petugas dengan Warga Binaan

"Kita belum tahu, saat ini kita tengah mengumpulkan informasi apakah warga kita ada yang ikut," sebut Kepala Kantor Kementerian Agama Bukittinggi Abrar Munand, Jumat 25 Agustus 2017.

Kata Abrar, yang jelas tak ada kantor Cabang First Travel di Bukittinggi . "Kantor mereka kan di Jakarta dan Bandung. Di sini tidak ada," jelasnya.

baca juga: Andre Rosiade Bantu Bangun Jembatan untuk SMP Al Falah Bukittinggi

Kendati tak ada Kantor Cabang First Travel di Bukittinggi , namun menurut Abrar, tak tertutup kemungkinan jika ada calon jamaah yang telantar akibat ulah First Travel .

"Bisa saja itu, sebab mana tahu ada yang mendaftarkan lewat Bandung atau Jakarta, jadi ada kemungkinan warga kita kena First Travel . Itu tengah kita telusuri,"ujarnya.

baca juga: Ikut Peduli dan Bantu Masyarakat Saat Pandemi, Green House Lezatta Raih Penghargaan Klik Award

Abrar mengimbau, masyarakat Bukittinggi harus teliti memilih travel-travel yang menawarkan promo murah untuk umroh . "Kalau standar biaya umroh itu biasanya 21.5 sampai 22 jutaan," katanya.

[Hatta Rizal]

baca juga: Bangun Mushalla Di Lereng Gunung Talang, Mapala Unand Raih Penghargaan Klik Award

Penulis: Agusmanto