Tidak Hanya di Jakarta, Pebisnis di Padang Ini juga Ditipu First Travel

Korban First Travel di Padang memperlihatkan bukti formulir.
Korban First Travel di Padang memperlihatkan bukti formulir. (KLIKPOSITIF/Halbert Caniago)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Seorang korban First Travel di Kota Padang melaporkan dirinya sebagai korban ke Mapolresta Padang , Jumat 25 Agustus 2017. Pelapor yang bernama David Kasidi (37) mengatakan, bahwa dia dijanjikan akan berangkat pada bulan Ramadan lalu.

"Awalnya saya akan berangkat bulan April, lalu saya minta diundur pada bulan Ramadan dan diminta biaya tambahan Rp2 juta, ternyata saya tidak diberangkatkan," ujar pemilik usaha jual beli mobil bekas ini.

baca juga: Pemko Padang Imbau Warga Rutin Vaksin Hewan Peliharaan

Setelah beberapa kali menanyakan terkait keberangkatannya untuk umrah kepada agen yang menawarkan, dia masih dijanjikan untuk berangkat. "Saat saya tanya tentang keberangkatan setelah Ramadan lalu, saya masih dijanjikan untuk berangkat, tapi masih tidak ada realisasinya," lanjutnya.

Setelah itu, dia bertemu dengan temannya yang juga memiliki usaha travel dan disarankan untuk menarik uangnya kembali karena travel tersebut telah diketahui bermasalah. Total uang yang sudah disetorkan korban pun mencapai Rp15,5 juta.

baca juga: Program Sapi Bunting, Dinas Pertanian Kota Padang Siapkan Anggaran Rp100 Juta Untuk Peternak

"Setelah diberitahu oleh teman saya itu, saya langsung memutuskan untuk menarik uang saya kembali, tapi diminta untuk menunggu selama 90 hari kerja," sambungnya.

Menurutnya, hingga saat ini penarikan uangnya itu belum dikeluarkan oleh pihak travel. Makanya, setelah mendapatkan informasi bahwa Polresta Padang menerima pelaporan untuk korban first travel , dia langsung melapor. "Karena saya mendapatkan informasi tersebut saya melaporkannya kesini," lanjutnya.

baca juga: Dinsos Klaim Jumlah Pengemis di Padang Menurun Selama Ramadan

Pihak kepolisian Polresta Padang saat ini telah menerima laporan seorang korban first travel dengan nomor laporan 1727/K/VIII/2017/SPKT UNIT I.

"Kami telah menerima laporan dari pelapor dan saat ini sedang dalam proses pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh satreskrim," ujar Kanit I SPKT Polresta Padang , Ipda Asrul.

baca juga: Ini Delapan Keluarga Yang Akan Menginap di Rumah Wali Kota Padang Selama Ramadan

[Halbert Caniago]

Penulis: Agusmanto