Air Sungai Batang Manggilang dan Batang Maek Naik, Kabupaten Limapuluh Kota Siaga

(Istimewa)

LIMAPULUHKOTA, KLIKPOSITIF - Tingginya curah hujan di Kabupaten Limapuluh Kota beberapa hari terakhir membuat air sungai batang maek dan batang manggilang di Kecamatan Pangkalan Koto Baru menjadi naik. Bahkan sejak berita ini diturunkan pada Minggu 3 September 2017, cuaca di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh masih gerimis.

baca juga: Mantan Pelatih Timnas Indonesia Seleksi Ratusan Pemain Muda Payakumbuh dan Limapuluh Kota

Hal ini menyebabkan Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Benacana Daerah Kabupaten Limapuluh Kota , Hendra Yoni meminta pada seluruh stakeholder di Kabupaten Limapuluh Kota untuk siaga dan selalu memonitor keadaan terutama di wilayah pangkalan.

"Kita mengimbau pada seluruh stekholder agar selalu waspada dengan monitor kondisi hujan dan peningkatan air, terutama di wilayah Pangkalan," ucap Hendri Yoni.

baca juga: Residivis "Edi Cotok" Dibekuk Polres Lima Puluh Kota, Satu Temannya Lari ke Hutan

Ia mengatakan, di Jorong Manggilang, air mulai masuk ke dalam rumah masyarakat. Selain itu, tekanan arus air dari sungai batang manggilang juga cukup kuat, sehingga masyarakat diminta untuk berhati - hati.

Hendri juga memerintahkan Kelompok Siaga Bencana (KSB) Nagari Manggilang dan Pangkalan untuk terus melakukan komunikasi terkait perkembangan curah hujan, serta selalu melaporkan secara berkala intensitas air di sungai batang manggilan dengan pihak BPBD Limapuluh kota.

baca juga: BPBD Padang Pariaman Minta Warga Waspadai Potensi Longsor Meski Cuaca Panas, Kenapa?

"Jika nanti air makin naik, kita akan segera menurunkan Anggota BPBD Limapuluh Kota . Namun untuk sementara ini, tim KSB Nagari Manggilang dan Pangkalan telah turun ke lokasi," sambung Hendri Yoni.

Selain Kecamatan Pangkalan Koto Baru, air juga mulai naik di kecamatan Kapur IX. Di Kapur IX tersebut, ketinggian air telah mencapai lutut orang dewasa.

baca juga: Bukit Panjang Ngalau Membara, Lokasi Titik Api Sulitkan Pemadaman

[Arya Irfanus]

Penulis: Khadijah