BMKG : Gempa 6,2 SR di Korea Utara karena Ujicoba Nuklir

Gempa Korea Utara
Gempa Korea Utara (EQ Info)

KLIKPOSITIF -- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memastikan bahwa gempa berkekuatan 6,2 Skala Richter yang melanda Korea Utara disebabkan karena adanya aktifitas ujicoba nuklir di negara tersebut.

Hal tersebut diungkapkan setelah BMKG melakukan pemantauan aktifitas seismik menggunakan 166 sensor yang berfungsi untuk menganalisis parameter aktivitas seismik yang tak lazim ini.

baca juga: Berlangsung Hingga Akhir Tahun, BPBD Pessel Minta Warga Waspadai Cuaca Ekstrim

"Indonesia berkewajiban ikut melakukan pemantauan uji coba nuklir melalui sistem monitor seismik yang dioperasikan BMKG ," kata Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami BMKG , Daryono.

Menurutnya, kewajiban pemantauan tersebut harus dilakukan Indonesia sebagai negara anggota perjanjian non-proliferasi nuklir dan telah menandatangani ratifikasi pelarangan uji coba nuklir bawah tanah.

baca juga: BNPB Prioritaskan Evakuasi Korban Gempa Karangasem dan Bangli

Sebagai salah satu implementasi negara anggota perjanjian non proliferasi nuklir, maka mulai 2002 di Indonesia dipasang 6 stasiun seismik CTBTO (Comprehensive Nuclear Test Ban Treaty Organization).

"Ke-enam stasiun seismik ini dipasang di Kapang (Sulawesi Selatan), Parapat, Lembang, Kupang, Sorong dan Jayapura. Sistem peralatan ini dikelola oleh BMKG untuk mendukung pengawasan uji coba nuklir dari wilayah Indonesia," jelas dia.

baca juga: Ini Yang Harus Dilakukan dan Tidak Boleh Dilakukan Jika Terjadi Gempa dan Tsunami

Selain itu kata Daryono, BMKG juga tidak terbatas hanya menggunakan ke-6 stasiun seismik CTBTO tersebut, tetapi juga menggunakan stasiun lain yang jumlahnya lebih banyak agar diperoleh hasil parameter yang akurat.

Kendati demikian, hingga sekarang pemerintah dan militer Korea Utara belum menyiarkan keterangan resmi terkait ujicoba nuklir tersebut.(*)

baca juga: Rawan Gempa dan Tsunami, Kogami: Baru Segelintir Masyarakat di Sumbar yang Terapkan Rencana Antisipasi Bencana Alam

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa