Di Pasaman, 25 Orang Terdata Jadi Korban First Travel

Penggeledahan yang dilakukan polisi di kantor First Travel di Jakarta beberapa waktu lalu.
Penggeledahan yang dilakukan polisi di kantor First Travel di Jakarta beberapa waktu lalu. (istimewa)

PASAMAN , KLIKPOSITIF -- Sebanyak 25 orang Jamaah Calon Umroh korban First Travel terdata di Kabupaten Pasaman , Sumbar. Diperkirakan ada 50 orang jamaah lagi korban yang belum terdata.

baca juga: Subuh-subuh, Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Pasaman

Hingga saat ini penyidik Polres Pasaman masih melakukan pendataan terhadap korban First Travel di Pasaman . Ada dua orang agennya di Kabupaten Pasaman .

"Kami dari Polres Pasaman masih terus menampung para korban yang merasa dirugikan oleh First Travel ," kata Kapolres Pasaman , AKBP Reko Indro Sasongko ketika dikonfirmasi KLIKPOSITIF , Senin 11 September 2017.

baca juga: Menteri KP Ingin Tingkatkan Budidaya Ikan Air Tawar di Pasaman

Saat ini, selain meminta data korban kepada dua orang agen, polisi juga selalu berkoordinasi dengan Kemenag Kabupaten Pasaman . Data yang dihimpun KLIKPOSITIF , 25 orang korban tersebut berada di Kecamatan Lubuk Sikaping.

Diduga korban sudah melakukan pembayaran kepada agen sebesar Rp15 juta perorang. Selain itu, korban sudah mempunyai pasport untuk berangkat umroh. Namun, hingga kini mereka tidak juga kunjung diberangkatkan.

baca juga: Bus Rombongan Pesta dari Pasbar Alami Kecelakaan di Pasaman, Satu Penumpang Meninggal Dunia

[Man St Pambangun]

Penulis: Agusmanto