Polres Pasaman Buka Posko Pendataan Korban First Travel

Jamaah First Travel mendatangi kantor pusatnya di Jakarta.
Jamaah First Travel mendatangi kantor pusatnya di Jakarta. (istimewa)

PASAMAN , KLIKPOSITIF -- Polres Pasaman mulai membuka posko pendataan korban Jamaah Calon Umroh korban First Travel di wilayah hukumnya. Namun pihaknya tidak menerima pelaporan, karena kasusnya sudah ditangani di Mabes Polri di Jakarta.

"Kita hanya membuka posko untuk mendata korban Jamaah Calon Umroh korban Firts Travel. Selanjutnya kita laporkan ke Polda Sumbar" ujar Kapolres Pasaman , AKBP Reko Indra Sasongko ketika dikonfirmasi KLIKPOSITIF , Senin 11 September 2017.

baca juga: Subuh-subuh, Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Pasaman

Pihaknya, mengimbau kepada seluruh korban yang ada di Pasaman agar memberikan biodatanya ke Polres Pasaman di Lubuk Sikaping. Sehingga, seluruh korban yang ada di Pasaman bisa dikirim datanya ke Mabes Polri di Jakarta.

"Namun, kami tidak menjanjikan tentang pengembalian uang. Jangan disalah artikan nanti, kita hanya mendata sesuai intruksi dari Polda Sumbar," sebut Reko.

baca juga: Menteri KP Ingin Tingkatkan Budidaya Ikan Air Tawar di Pasaman

Hingga saat ini, 25 orang Jamaah Calon Umroh korban First Travel terdata di Kabupaten Pasaman . Diperkirakan ada 50 orang jamaah lagi korban yang belum terdata.

Hingga saat ini penyidik Polres Pasaman masih melakukan pendataan terhadap korban First Travel di Pasaman . Ada dua orang agennya di Kabupaten Pasaman .

baca juga: Bus Rombongan Pesta dari Pasbar Alami Kecelakaan di Pasaman, Satu Penumpang Meninggal Dunia

[Man St Pambangun]

Penulis: Agusmanto