Kantor Kemenag Tak Mengetahui Aktifitas First Travel di Pasaman

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PASAMAN , KLIKPOSITIF -- Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Pasaman , Tohar Mukti menyatakan agen First Travel di Pasaman tidak pernah melapor ke Kemenag Pasaman tentang keberadaannya.

"Selama tahun 2017 kami tidak pernah memberikan rekomendasi kepada Jemaah Calon Umroh Firts Travel untuk mengurus paspor ke Kantor Imigrasi Bukittinggi," kata Tohar Mukti ketika dikonfirmasi KLIKPOSITIF , Senin 11 September 2017.

baca juga: Subuh-subuh, Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Pasaman

Menurut Tohar, pihaknya tidak pernah tahu aktifitas mereka di Pasaman , dan tiba-tiba sudah ada korban akibat travel tersebut.

"Kami baru mengetahui, sewaktu pihak kepolisian dan Kantor Kesbangpol Pasaman melakukan koordinasi ke Kantor Kemenag Pasaman terkait dengan aktifitas First Travel ini," ujarnya.

baca juga: Menteri KP Ingin Tingkatkan Budidaya Ikan Air Tawar di Pasaman

Menurut Tohar, saat ini calon jemaah umroh yang akan mengurus paspor ke Kantor Imigrasi harus ada rekomendasi dari Kemenag kabupaten/kota. Kalau travel umroh tersebut tidak terdaftar, tentu saja pihaknya tidak akan memberikan rekomendasi tersebut. Aturan itu sendiri mulai berlaku sejak tahun 2017, karena banyaknya travel umroh yang bermasalah. 

"Boleh travel umrohnya di Jakarta, tapi untuk mengurus paspor harus ada rekomendasi dari kami, baru orang imigrasi mengeluarkan paspor-nya. Kami mengimbau kepada warga Pasaman agar berhati-hati dalam memilih travel umroh dan sering bertanya kepada pihak yang berkompeten yang yang telah punya izin," sebutnya.

baca juga: Bus Rombongan Pesta dari Pasbar Alami Kecelakaan di Pasaman, Satu Penumpang Meninggal Dunia

Baca berita terkait : Pasaman , 25 Orang Terdata Jadi Korban First Travel " href="http://news. KLIKPOSITIF .com/baca/19210/di-pasaman--25-orang-terdata-jadi-korban-first-travel">Di Pasaman , 25 Orang Terdata Jadi Korban First Travel

[Man St Pambangun]

baca juga: Mahyeldi Ajak Seluruh Komponen Semangat Selesaikan Pembangunan Masjid

Penulis: Iwan R