Lagi, 20 Korban First Travel di Pasaman Melapor

Polisi melakukan penggeledahan di kantor First Travel Jakarta beberapa waktu lalu.
Polisi melakukan penggeledahan di kantor First Travel Jakarta beberapa waktu lalu. (istimewa)

PASAMAN , KLIKPOSITIF -- Korban First Travel di Kabupaten Pasaman bertambah 20 orang lagi. Hari ini, agen First Travel Pasaman akan melaporkan nama-nama korban tersebut ke Satreskrim Polres Pasaman , Selasa 12 September 2017.

"Ya benar, hari ini saya akan mengantarkan 20 nama korban First Travel , termasuk saya sendiri yang telah menjadi korban ," ujar Eva Gusriani, agen First Travel Pasaman ketika dikonfirmasi KLIKPOSITIF , Selasa siang.

baca juga: Subuh-subuh, Gempa Magnitudo 4,9 Guncang Pasaman

Menurut Eva, 19 orang ditambah dirinya mendaftar umroh melalui First Travel pada 2016 lalu. Namun, hingga kini tidak kunjung berangkat. Masing-masing korban membayar biaya umroh ke First Travel sebesar Rp14.300.000.

"Para korban mendaftar ke saya, lalu pembayaran dananya langsung mereka masing-masing yang mentransfer ke rekening First Travel . Tidak ada melalui saya pembayarannya," ujar Eva.

baca juga: Menteri KP Ingin Tingkatkan Budidaya Ikan Air Tawar di Pasaman

Sebagai korban , dia bersama-sama dengan yang lain berharap uang mereka bisa dikembalikan pihak First Travel dan sudah menyerahkan nama-nama tersebut ke Mapolres Pasaman .

"Sewaktu pembukaan posko pengaduan korban First Travel di Mabes Polri di Jakarta saya juga sudah menyerahkan nama 20 orang korban dari Pasaman tersebut," kata Eva.

baca juga: Bus Rombongan Pesta dari Pasbar Alami Kecelakaan di Pasaman, Satu Penumpang Meninggal Dunia

Sementara itu, Kapolres Pasaman , AKBP Reko Indra Sasongko mengatakan, Polres Pasaman terus membuka posko pendataan korban Jamaah Calon Umroh korban First Travel di wilayah hukumnya. Namun, pihaknya tidak menerima pelaporan, karena kasusnya sudah ditangani di Mabes Polri di Jakarta.

"Kita hanya membuka posko untuk mendata korban Jamaah Calon Umroh korban Firts Travel. Selanjutnya kita laporkan ke Polda Sumbar," ujar Kapolres Pasaman , AKBP Reko Indra Sasongko.

baca juga: Mensos Risma Santuni Keluarga Korban Longsor Tambang di Solok Selatan

[Man St Pambangun]

Penulis: Agusmanto