Kejari Pasaman Barat Tahan Mantan Kalapas Setempat Terkait Korupsi

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

PASBAR , KLIKPOSITIF -- Pihak Kejaksaan Negeri Pasaman Barat, menahan mantan Kepala Lapas Terbuka kelas II B Padang Tujuh Rizal Permana bersama dua orang bawahanya, Selasa 12 September 2017.

Kepala Kejaksaan Negeri Pasbar Teguh Wibowo, saat dihubungi melalui telepon selular di Pasbar , Selasa (12/9) mengatakan pihaknya resmi menahan Mantan Kalapas Terbuka kelas II B Padang Tujuh karena tersandung Korupsi anggaran Pembinaan Napi tahun anggaran 2013.

baca juga: DPR Minta Pemerintah Turunkan Harga Tes Swab

"Mantan Kalapas Terbuka Kelas II B Padang Tujuh Rizal Permana bersama dua orang bawahanya yakni Yanaidi sebagai PPK Kegiatan dan Deni Adris selaku Bendahara Kegiatan pada anggaran pembinaan Napi Kalapas terbuka kelas II B Padang Tujuh, ketiganya sudah ditetapkan penyidik kejaksaan sebagai tersangka sejak tahun 2015" kata Teguh.

Ia menambahkan, setelah hasil audit inspektorat Kemenkum dan HAM RI total Kerugian Negara sekitar Rp165 juta, dari pagu anggaran sebesar Rp.268.500.000. Para terdakwa telah menitipkan uang kerugian negara tersebut kepada Penyidik Kejaksaan pada tahun 2017 sebesar Rp.165 juta.

baca juga: Bank Dunia Ramal Ekonomi RI Minus 2 Persen, Ini Kata Kemenkeu

"Dari hasil penyidikan ketiga nya mengakui perbuatan mereka, dan memenuhi unsur tindak pidana korupsi , ketiga terdakwa resmi ditahan dan langsung dibawa ke Padang sekitar 15.30 Wib guna menunggu jadwal persidangan," ujar Teguh.

Ia menjelaskan, anggaran pembinaan Napi yang di Korupsi ketiga terdakwa tersebut yakni pengadaan Bibit Jagung, Bibit Ikan, Buah Naga dan Pembinaan keterampilan seperti Las tahun anggaran 2013 pada kegiatan tersebut tidak dilaksanakan sesuai dengan RAB yang telah di setujui. [Buyung Fajri]

baca juga: Hobi Bercocok Tanam? Koleksi Tanaman Hias Paling Dicari Ini

Penulis: Eko Fajri