Kakanwil Kemenkumham Sumbar: Kasus Sudikdo Tanggungjawab Karutan Lubuk Sikaping

Ilustrasi
Ilustrasi (net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumbar , Dwi Prasetyo Santoso, membantah memberikan izin keluar tahanan pada napi di Rutan Kelas II B Lubuk Sikaping, seperti pengakuan Karutan, Edi Kasman.

"Gak, gak ada. Saya kan sudah buat pers realis. Ga ada izin dari saya," tegas Dwi pada KLIKPOSITIF , di sela-sela proses ukur tinggi badan seleksi CPNS Kemenkumham di gedung BKD, kawasan GOR H Agus Salim, Jumat 15 September 2017.

baca juga: Dilumpuhkan dengan Tembakan, Maling Kos-kosan di Padang Menyerah

Katanya, hal itu murni pengakuan bohong dari kepala rutan Pasaman . Sehingga akan menjadi tanggungjawab dari karutan. "Tanggungjawab dia. Hari ini diperiksa," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang warga binaan, Sudikdo (44) dilaporkan tidak kembali ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Lubuk Sikaping, Kamis 14 September 2017.

baca juga: Kupak Rumah Warga, Seorang Pria Ditembak Polisi

Sudikdo (44) merupakan warga binaan kasus pembalakan hutan konservasi cagar Biosfer Giam Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Riau. Selain itu, Sudigdo juga pernah terlibat kasus penyalah gunaan narkotika.

Kepala Rutan Kelas II B Lubuk Sikaping, Edi Kasman saat dikonfirmasi KLIKPOSITIF menjelaskan Sudigdo, itu bukannya kabur, tapi ia mangkir sesuai izin yang telah diberikan pihak Rutan kelas II B Lubuksikaping.

baca juga: Luhut Evaluasi Ekspor Benih Lobster, Kalau Bagus Jalan Terus

Menurut Edi Kasman, warga binaan atas nama Sudigdo diberi izin sejak Jum'at 9 September 2017 . "Izinnya selama tiga hari, mulai tanggal 9 sampai tanggal 11 September 2017 kemarin. Dia izin, ke kota Dumai, karena ia ingin bertemu istrinya yang baru pulang naik haji tahun ini, " sebutnya.

Edi Kasman menambahkan, izin yang diberikan Karutan Kelas II B Lubuk Sikaping sudah sesuai SOP. (Cecep)

baca juga: Rizieq Shihab Diperiksa Soal Kerumunan, FPI Sebut Itu Kriminalisasi

Penulis: Eko Fajri