Mulai 1 April Iuran BPJS Naik, Peserta PBPU di Solok: Ini Wujud dari Ketidakmampuan Pemerintah dalam Menyejahterakan Masyarakat

BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan (Klikpositif)

KLIKPOSITIFMulai 1 April mendatang, iuran BPJS Kesehatan resmi dinaikan sering telah ditekennya Perpres No 19 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Perpres No 12 Tahun 2013 tentang Jaminan Kesehatan oleh Presiden Jokowi. .

Dalam Perpres tersebut, iuran BPJS untuk perawatan kelas III naik dari Rp 25.000 menjadi Rp 30.000 per orang. Kemudian untuk kelas II naik dari Rp 42.500 menjadi Rp 51.000 dan kelas I dari 59.500 naik menjadi Rp 80.000 per orang. Iuran ini wajib dibayarkan setiap bulannya oleh peserta BPJS Kesehatan .

baca juga: BPBD Padang Sebut Shelter Pasar Raya Paling Bagus Hadapi Bencana

Terkait kenaikan tersebut, sejumlah masyarakat di Kota Solok , Sumatera Barat mengaku bahwa kenaikan iuran BPJS Kesehatan , terutama dari peserta pekerja bukan penerima upah (PBPU) atau mandiri, sangat memberatkan.

"Kenaikan ini sangat memberatkan, karena penghasilan kami kita tidak menentu," kata Rici (28), kepada KLIKPOSITIF , Kamis, 17 Maret 2016.

baca juga: Anda Sering Kentut? Jangan Cemas Itu Proses Alami Tubuh,

Hal senada juga disampaikan Sulaiman (54). Menurutnya, jika 1 April mendatang kenaikan iuran BPJS Kesehatan mulai diterapkan, maka setiap bulannya ia harus membayar Rp.153.000 perbulannya untuk tiga orang anggota.

"Saat ini saja saya sudah membayar Rp 127.500 untuk tiga orang. Sebab, saya masuk BPJS Kesehtan kelas II. Kalau jadi dinaikan, maka makin memberatkan. Apalagi saat ini ekonomi sedang paceklik. Untuk kebutuhan sehari-hari saja susah," ungkap pengusaha kedai kopi ini.

baca juga: Pakar: Herbal Berpotensi Jadi Obat Alternatif Covid-19

Ia berharap pemerintah jangan hanya mengandalkan pendapatan negara dari pungutan-pungutan ke masyarakat saja. "Masyarakat terus dibebani dengan pajak, iuran BPJS dan lain sebagainya. Itu kan wujud dari ketidak mampuan pemerintah dalam menyejahterakan masyarakat," sindirnya.

Penulis: Super Administrator