UMKM Sumbar Sasar Pasar Online

Sanjai, salah satu produk UMKM di Sumbar
Sanjai, salah satu produk UMKM di Sumbar (KLIKPOSITIF/Haswandi)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar Zirma Yusri menilai peluang pemasaran produk UMKM di Sumbar terbuka lebar terutama untuk pemasaran produk berbasi IT dengan memanfaatkan lapak-lapak aplikasi online .

Zirma mengatakan, sampai saat ini sudah ada sekira 1.000 lebih pelaku UMKM di Sumbar yang dilatih untuk pemasaran berbasis IT yang menggunakan aplikasi belanja online .

baca juga: Ninik Mamak Kecamatan IX Koto Nyatakan Dukungan Ke Pasangan SR-Labuan

“Ðari sebanyak yang kami berikan pelatihan tentu tidak semua yang berhasil karena tidak semau dari mereka melek teknologi,” tuturnya saat dihubungi KLIKPOSITIF , Rabu 4 Oktober 2017.

Menurutnya, dari segi produk, UMKM Sumbar sudah cukup bagus seperti kuliner, keripik dan songket. Namun tidak dipungkiri ada beberapa UMKM masih bermaasalah soal kualitas apakah itu rasa atau kemasan.

baca juga: Instruksi Pelarangan Pesta Nikah Diabaikan Warga, Pemkab Pessel : Camat dan Wali Nagari Harus Proaktif

Tidak ingin ketinggalan, untuk pemasaran produk belanja online pihaknya sedang menggagas penjualan berbasis IT yang akan dikoordinir Koperasi Bunga Nagari Sepakat.

“Sama seperti galerry balanjo yang digagas PT Semen Padang. Tujuannya agar semua produk bisa dipasarkan disana, orang rantau atau pembeli bisa memesan di aplikasi tersebut,” katanya.

baca juga: Pemko Pariaman Kembali Salurkan Bibit Pertanian

Dilanjutkannya, saat ini UMKM di Sumbar juga sudah menyasar media online bahkan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah itu telah mamasarkan produknya melalui akun Facebook, Instagram dan Twitter pribadi mereka.

Tidak hanya Online, peluang juga terbuka bagi pelaku usaha tradisional. Pasalnya dengan perkembangan pariwisata menjadi keuntungan tersendiri bagi mereka yang belum bisa transaksi online.

baca juga: Begini Perkembangan Virus Corona di Bukittinggi, dari Awal Hingga Terjadi Penambahan Kasus Baru Tiap Hari

“Dengan banyaknya wisatawan ke Sumbar mereka yang belum online ini punya pasar tersendiri,” tutup Zirma.

[Joni Abdul Kasir]

Penulis: Iwan R