Begini Modus Pencurian Listrik di Padang

Petugas Membongkar Meteran Listrik yang Disabotase Oleh Masyarakat
Petugas Membongkar Meteran Listrik yang Disabotase Oleh Masyarakat (Istimewa)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Petugas razia gabungan dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Padang , PLN , PU, dan Sat Pol PP menemukan dua modus pencurian listrik yang kerap dilakukan masyarakat.

Kabid Penataan dan Penetapan, Firdaus menyebut, dua modus pencurian yang berhasil diungkap adalah pengambilan arus pada tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) dan meteran milik PLN

baca juga: PLN Sumbar Gelar Apel Siaga Guna Jamin Keandalan Pasokan Listrik Jelang Pilkada

"Modus yang pertama adalah dengan menghubungkan kabel ke tiang PJU di kawasan Simpang haru dan yang satu lagi dengan mengambil arus dari sebuah meteran milik PLN ," ungkapnya.

Menurutnya, apa yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab ini sangat berbahaya. Pasalnya, aliran listrik dengan kabel dilalui pada sebatang pohon.

baca juga: Polisi Buru Rekan Penjambret di Padang

"Tentu ini sangat berbahaya. Listrik tegangan tinggi ada di pohon. Kalau ada yang naik bagaimana. Atau lagi ada pembersihan oleh dinas pertamanan," ucap dia.

Modus yang digunakan pelaku untuk mengelabui petugas katanya cukup licik. Dengan meletakkan sebuah genset.

baca juga: Lagi, Kereta Api Sibinuang Hantam Mobil di Padang

"Padahal genset nya tidak hidup. Untuk kamuflase saja. Modus yang sangat licik," kata Firdaus.

Sementara untuk pelaku yang mencuri dari meteran PLN , pihaknya akan melakuman pemanggilan dan selanjutnya diberikan pembinaan melalui Satpol PP. "Kemudian dipasang lagi secara legal," ujar dia.

baca juga: Raja Muda Lakukan Perlawanan Saat Ditangkap, Satreskrim Padang Hadiahi Timah Panas

Saat ini katanya, jumlah titik meteran untuk PJU di kota Padang berjumlah 654 titik. "Satu titik meteran unik dua sampai tiga tiang," tutupnya.

[Cecep Jambak]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa