Kawat Duri Gagalkan Penyelundupan Ganja ke Dalam Lapas Kelas II B Solok

Barang Bukti Ganja yang Akan Diselundupkan ke Dalam Lapas Kelas IIB Solok
Barang Bukti Ganja yang Akan Diselundupkan ke Dalam Lapas Kelas IIB Solok (Istimewa)

KOTA SOLOK , KLIKPOSITIF  -- Upaya penyeludupan narkoba jenis Ganja ke dalam Lembaga Pemasyarakatan ( Lapas ) Kelas II B Solok berhasil digagalkan oleh sebuah kawat berduri.

Ganja yang diduga diselundupkan ke dalam Lapas dengan cara dilempar malah tersangkut di jaringan kawat duri yang terpasang di tembok Lapas .

baca juga: Bertambah 16 Orang, Kasus Covid-19 di Kota Solok Capai 351

Dari informasi yang dihimpun upaya penyelundupan ganja itu awalnya diketahui oleh salah seorang petugas yang melihat ada barang mencurigakan yang tersangkut di kawat sebelah kiri pintu masuk, sore kemarin, Kamis 19 Oktober 2017.

Setelah diambil petugas, ternyata barang yang terbungkus dalam plastik dan dipasangi perekat plastik tersebut ternyata merupakan ganja kering siap pakai. Mendapat hal itu, petugas lapas lansung melaporkan temuan tersebut ke Satuan Narkoba Polres Solok Kota.

baca juga: Jalani TCM, Seorang Ibu Hamil di Kota Solok Positif Covid-19

"Kami mendapat laporan dari petugas lapas adanya temuan ganja yang diduga sengaja dilemparkan ke dalam Lapas , dan kita cek ternyata memang benar," kata Kapolres Kota Solok AKBP Dony Setiawan.

Tidak menunggu lama, bermodalkan informasi dari petugas lapas , petugas lansung bergerak cepat dan mengamankan pemuda berinisial DEP (28) yang dicurigai adalah pelaku percobaan penyelundupan ganja tersebut.

baca juga: 11 Warga Kota Solok Positif Covid-19, Satu Orang Meninggal

"DEP diamankan ketika diduga hendak kabur menggunakan sepeda motor Yamaha
MIO Z Warna Putih BA 4366 PV," sebut Dony.

Saat diperiksa, petugas menemukan sisa ranting ganja yang tercecer dalam jok sepeda motor. DEP yang juga pemilik motor mengaku bahwa ranting ganja tersebut adalah miliknya.

baca juga: Matangkan Persiapan Pilkada, Pjs. Wako Solok Vidcon dengan KPU-RI

"Setelah itu DEP langsung ditahan dan dibawa ke Mapolres untuk kepentingan proses hukum lebih lanjut," pungkas Dony kemudian.

[Syafriadi]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa