UMP Sumbar Naik, Perusahaan yang Melanggar akan Diberi Sanksi

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kenaikan Upah Minimum Provinsi ( UMP ) sebesar 8,71 persen membuat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumbar berencana untuk melakukan sosialisasi penerapan UMP Sumbar tahun 2018 kepada pelaku usaha dan perusahaan.

Menurut Zudarmi, Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja, Disnakertrans Sumbar , penetapan UMP wajib dilaksanakan oleh setiap perusahaan dengan ketentuan upah minimum adalah upah bulanan terendah yang terdiri dari upah pokok, dan tunjangan tetap.

baca juga: Soal Kesiapan Padang Menghadapi Gempa, Begini Kata Badrul Mustafa

"Dan ini juga berlaku bagi pekerja lajang, non keahlian yang berstatus tidak tetap, tetap, harian lepas, masih dalam masa percobaan, jabatan terendah dan masa kerja kurang dari satu tahun," jelasnya.

Dilanjutkannya, penetapan UMP juga disesuaikan sektor usaha seperti jasa perbankan, pertambangan hingga usaha rumah makan dan warung kopi.

baca juga: PASI Sumbar Optimis Raih Medali Emas di PON Papua

"Namun, UMP jasa perbankan berbeda dengan rumah makan, tetapi pengusaha juga wajib membayar upah kepada karyawan sesuai UMP dan pemasukan usaha tersebut," sebut Zudarmi.

Perusahaan-perusahaan yang melanggar ketentuan pemberian UMP ini, katanya, akan diberi sanksi, mulai dari teguran secara lisan, teguran secara tertulis hingga pencabutan izin usaha bagi perusahaan yang mendapat pengurusan izin dari Pemerintah Daerah. Paling berat adalah sanksi pidana.

baca juga: Dinas Pertanian Kota Padang Prediksi Jumlah Hewan Kurban Akan Meningkat Pada Idul Adha

"Jika memang perusahaan tidak mampu membayarkan UMP yang diterapkan, dapat mengajukan penangguhan. Syaratnya, ada kesepakatan antara pihak pekerja dengan pihak perusahaan, dan kami akan menilai apakah alasannya layak atau tidak," jelasnya.

Baca : UMP Sumbar Naik Jadi Rp2,1 Juta" href="http://finansial. KLIKPOSITIF .com/baca/21569/tahun-depan--ump-sumbar-naik-jadi-rp2-1-juta">Tahun Depan, UMP Sumbar Naik Jadi Rp2,1 Juta

baca juga: Kesenian Darak Badarak dan Margin X Gagas Pertunjukan Seni di Lapas Pariaman yang Melibatkan Narapidana

[Joni Abdul Kasir]

Penulis: Iwan R