Tiga Film Karya Pelajar Bakal Screening di Andalas Film Exhebition

ilustrasi: salah satu adegan dalam film Dunia Terbalik karya Rizki Salman
ilustrasi: salah satu adegan dalam film Dunia Terbalik karya Rizki Salman (ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -Tiga film pelajar dinyatakan lolos untuk penayangan pada Andalas Film Exhibition 20-22 November 2017. Tiga film yang lolos itu adalah Senandung Alam karya Dhika Rizki Sandi (SMAN 3 Painan), Dunia Terbalik karya Rizki Salman (SMAN 2 Bukittinggi), dan Salah Arah karya Aditya Rahman Habibi (SMAN 5 Bukittinggi).

Kurator festival Bobby Zulkarnain mengatakan tiga film terpilih dari 11 Film Pelajar yang masuk proses kuratorial. Diakui Bobby, penyeleksian berlangsung ketat. Bukan hanya soal kuantitas tapi kualitas.

baca juga: Segera Tayang Webseries dari Ranah Minang: Rama & Hanum

“Secara keseluruhan, menampilkan beragam gagasan ataupun ide menarik dan layak untuk diperhatikan,” ujar Editor Film di Rel Air Cinema ini di sekretariat AFE, Jalan Raya M Hatta Padang.

Ketiga film pilihan kurator di atas, memiliki keunikan dibanding film -film lainnya. Tiga film ini mampu mengangkat isu yang dekat dengan pembuatnya. Namun, memakai sudut-pandang yang tidak umum.

baca juga: Ini Daftar Lengkap Pemenang Piala Oscar 2021

“Sehingga, ada kejujuran yang dirasakan saat menontonnya,” ungkap Bobby.

Kurator AFE lainnya Pungkas Yoga Mukti menyebutkan Senandung Alam menyiratkan upaya sutradara mengkritisi kelakuan atau sifat orang-orang yang seumuran dengannya. Generasi yang terlanjur terkungkung dalam kategorisasi ‘anak kota’ dan ‘anak desa’.

baca juga: Tak Pakai Stuntman dalam Film Mortal Kombat, Joe Taslim : Jadi Double Itu Kalo Aktornya Nggak Bisa Berantem

“Melalui film ini, sang sutradara mencoba membalikkan paradigma yang telah ada, dan menghadirkan bahwa tidak selamanya orang kota akan menjadi anak yang buruk,” ujar Pungkas di tempat yang sama.

Dalam Dunia Terbalik, sutradara mencoba mengajak penonton untuk melihat penganiayaan yang sedang tren. Sedangkan pada film Salah Arah, mengisahkan seorang perempuan pergi merantau lalu pulang dengan membawa ‘aib’. Pemutaran akan dilaksanakan pada sore hari di Gedung I Universitas Andalas Padang. Info lebih lanjut tentang helat film ini dapat diakses di andalasfilmexhibition.org.

baca juga: Dinas Kebudayaan Launching Festival Film Dokumenter Sumatera Barat 2021

Penulis: Ramadhani