Tahun Ini, BKD Kab. Solok Ajukan 2.105 Formasi Penerimaan Guru

BKD Kab. Solok Ajukan 2.105 Formasi Penerimaan Guru
BKD Kab. Solok Ajukan 2.105 Formasi Penerimaan Guru (http://www2.jawapos.com/)

KLIKPOSITIF - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Solok mengajukan formasi untuk penerimaan guru sebanyak 2.105 orang tahun ini.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kekurangan tenaga pengajar di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) setempat.

baca juga: Tatanan Normal Baru, ASN Bisa Bekerja Secara Fleksibel

Total jumlah guru berstatus Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) dan non- PNS di Kabupaten Solok mencapai 5.732 orang dengan rincian 2.560 guru PNS di Sekolah Dasar (SD) dan 964 orang non- PNS .

923 orang guru PNS di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 212 orang non- PNS dan 441 orang guru PNS dan 283 orang non- PNS untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Sedangkan untuk SMK, 168 orang guru PNS dan 181 orang non- PNS untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

baca juga: Masker Akan Jadi Salah satu Seragam Wajib PNS di Jakarta?

Kepala Disdikpora Kabupaten Solok Zulfadli menyebutkan, jumlah SD di Kabupaten mencapai 347 sekolah dengan total murid 48.841 orang. SMP 66 unit dengan total siswa 14.159 orang. SMA 20 unit dengan jumlah siswa 6.892 orang. Sedangkan jumlah siswa SMK mencapai 2.524 orang dari 12 unit SMK.

"Lebih 1.600 orang kita berdayakan guru honorer untuk membantu proses belajar mengajar," kata Zulfadli, Kamis 31 Maret 2016.

baca juga: Kado Lebaran, Bupati Irfendi Arbi Serahkan Ratusan SK PNS Guru SD

Menurutnya, keterbatasan guru ini menyebabkan guru -guru bidang studi di SMP, SMA dan SMK kejar tayang. "Dengan kata lain, bukan mencukupi jam pelajaran saja, namun juga berupaya mengakali jam untuk mengajar di kelas lain," ujarnya.

Ia menyebutkan kalau kondisi ini berpengaruh pada prestasi siswa. "Kalau gurunya cukup, tentu mereka bisa fokus," tuturnya.

baca juga: Pandemi COVID-19, Menteri Nadiem Pastikan Tunjangan Guru Tidak Dipotong

Menurutnya, keterbatasan guru PNS ini dilatarberlakangi faktor ketidakbolehan Pemkab Solok melakukan penerimaan guru . Setidaknya, dalam kurun waktu tiga tahun belakangan pemkab tidak melakukan penerimaan guru . "Padahal, setiap tahun banyak guru yang memasuki masa pensiun," ujarnya.

Tahun 2016 ini lanjut Zulfadli, pihaknya telah mengajukan permohonan untuk formasi guru SD, SMP dan SMA. "Kita sudah ajukan formasi guru sebanyak 2.105 orang," terang Zul.

Di sisi lain, mayoritas guru -guru di Kabupaten Solok berebut mengajar di daerah-daerah yang dekat dengan lintas dan perkotaan seperti di Kecamatan Kubung dan Kecamatan Gunungtalang.

Sementara, banyak guru yang enggan mengajar di kawasan Kecamatan Tigolurah, Hilirangumanti dan Lembahgumanti. Bahkan, salah satu SMA di Kecamatan Tigolurah hanya memiliki 4 orang guru yang berstatus PNS , selebihnya dibantu guru honorer.

Kepala Disdikpora tak menampik, jika memang kebanyakan guru enggan ditempatkan di sekolah yang terdapat di kawasan yang jauh dari perkotaan seperti Tigolurah. Namun, kedepan, pihaknya berjanji akan menata ulang kembali penempatan-penempatan guru .
"Semua siswa punyak hak untuk mendapat pendidikan. Jadi, kedepan kita akan penuhi posisi guru -guru di kawasan itu," katanya. {ER.Chaniago}

Penulis: Fitria Marlina