Mengenal 15 Sosok Pahlawan Nasional Asal Sumatera Barat (Bagian 6)

Tamansari Pahlawan Nasional Asal Minangkabau
Tamansari Pahlawan Nasional Asal Minangkabau (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Pemeritah Indonesia saat ini mencatat, terdapat 173 pejuang yang terdaftar sebagai pahlawan nasional . Dari keseluruhan, 15 orang diantaranya berasal dari Sumatera Barat.

Menurut Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, selain dari 15 orang tersebut, masih banyak pejuang asal Sumbar yang belum terdata oleh pemerintah pusat-salah satunya H. Bagindo Dahlan Abdoellah asal Pariaman.

baca juga: Hari Ini Kasus COVID-19 di Pessel Jadi 181, Meninggal 6 Orang

"Masih banyak lagi, dan kami terus mengusulkan ke pemerintah agar yang belum terdata itu masuk dalam daftar pahlawan nasional , karena orang Minang mempunyai andil yang cukup besar pada masa perjuangan Republik Indonesia," katanya.

Wagub merinci 15 nama Pahlawan Nasional dari Minangkabau yakni Abdoel Halim, Ilyas Yakoub, Rasuna Said, Tuanku Imam Bonjol, Mohammad Natsir, Abdul Muis, Bagindo Aziz Chan, Adnan Kapau Gani, Hamka, Tan Malaka, Mohammad Hatta, Mohammad Yamin, H. Agus Salim, Sutan Syahrir, dan Hazairin.

baca juga: KPU Kota Solok Tetapkan Tiga Calon Peserta Pilkada 2020

Untuk lebih lengkap, mari simak sosok 15 orang pahlawan nasional asal Sumatera Barat berikut ini:

- Muhammad Yamin

baca juga: Kapolres Ingatkan Tentang Maklumat Kapolri di Pilkada Pessel, Jika Tidak Siap-siap Disanksi Tegas

Ia adalah sastrawan, sejarawan, budayawan, politikus, dan ahli hukum yang telah dihormati sebagai pahlawan nasional Indonesia.

Ia merupakan salah satu perintis puisi modern Indonesia dan pelopor Sumpah Pemuda sekaligus "pencipta imaji keindonesiaan" yang mempengaruhi sejarah persatuan Indonesia, yang di lahir Talawi, Sawahlunto, Sumatera Barat, 24 Agustus 1903 dan meninggal di Jakarta, 17 Oktober 1962 pada umur 59 tahun.

baca juga: Tiga Paslon di Pessel Ditetapkan, KPU Minta Tim Segera Urus Ini

Pahlawan satu ini juga dikenal sebagai salah satu perancang teks Pancasila bersama Presiden Soekarno. Sejarah lengkap Muhammad Yamin, silahkan  klik disini .

- H. Agus Salim

Pahlawan ini lahir dengan nama Mashudul Haq yang berarti "pembela kebenaran". Ia lahir di Koto Gadang, Agam, Sumatera Barat, Hindia Belanda, 8 Oktober 1884 dan meninggal di Jakarta, Indonesia, 4 November 1954 pada umur 70 tahun.

Agus Salim adalah seorang pejuang kemerdekaan Indonesia. Ia ditetapkan sebagai salah satu Pahlawan Nasional Indonesia pada tanggal 27 Desember 1961 melalui Keppres nomor 657 tahun 1961, dan sekarang namanya digunakan sebagai salah satu stadion terbesar di Sumatera Barat yang terletak di Kota Padang.

Semasa hidupnya, Salim dikenal sebagai wartawan dari berbagai media yakni Harian Neratja, Harian Hindia Baroe, Suratkabar Fadjar Asia, Harian Moestika, dan membuka kantor Advies en Informatie Bureau Penerangan Oemoem (AIPO).

Dalam politik, Salim merupakan bagian dari Sarekat Islam (SI), dan menjadi pemimpin kedua di SI setelah H.O.S. Tjokroaminoto.

Peran Agus Salim pada masa perjuangan kemerdekaan RI antara lain menjadi anggota Volksraad (1921-1924), anggota panitia 9 BPUPKI yang mempersiapkan UUD 1945, Menteri Muda Luar Negeri Kabinet Sjahrir II 1946 dan Kabinet III 1947, pembukaan hubungan diplomatik Indonesia dengan negara-negara Arab, terutama Mesir pada tahun 1947, Menteri Luar Negeri Kabinet Amir Sjarifuddin 1947, dan Menteri Luar Negeri Kabinet Hatta tahun 1948 sampai 1949.

(Bersambung)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa