Jumlah Toko dan Kios yang Terbakar di Bukittinggi Terus Bertambah

Lapak pedagang yang ada di Pasar Aur Kuning Bukittinggi sedang dibersihkan pasca kebakaran.
Lapak pedagang yang ada di Pasar Aur Kuning Bukittinggi sedang dibersihkan pasca kebakaran. (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF -- Dampak kebakaran Pusat Grosir Aur Kuning terus meluas. Data terbaru dari Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Bukittinggi menyebut, total toko dan lapak yang terbakar sudah diatas 1000-an.

Kepala Bidang Pasar dari Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Bukittinggi , Herman menyebut, setelah dilakukan pendataan, jumlah toko dan kios yang terbakar memang bertambah. "Data terakhir, toko sebanyak 81 dan Lapak Bulanan (PKL) sebesar 1250," ucapnya, Selasa (21/11).

baca juga: Bukittinggi Mundur dari Tuan Rumah TdS 2021, Ini Penyebabnya

Sementara, data sebelumnya menyebutkan jumlah toko yang terbakar yakni 64 dan PKL sebanyak 900. Toko dan Lapak PKL yang terbakar, meliputi tiga lantai di Tahap 1 dan Tahap II (Los Gadang).

Hingga sekarang, penyebab kebakaran masih diselidiki pihak Kepolisian. Sementara, Pemerintah Kota Bukittinggi masih berusaha membersihkan material bekas kebakaran yang jumlahnya cukup besar dan memperbaiki lapak-lapak pedagang.

baca juga: Tiger Woods Kecelakaan Mobil, Begini Kondisinya

Diperkirakan, dalam beberapa hari kedepan, pembersihan akan rampung sehingga aktifitas perdagangan terutama bagi PKL, bisa segera dimulai.

Sebelumnya terjadi kebakaran besar di Pasar Aur Kuning pada Jumat 17 November 2017 sekitar pukul 04.30 wib. Api baru bisa dikendalikan pada tengah hari, namun proses pendinginan berlanjut hingga sore hari.

baca juga: Ditengah Pandemi Corona, Pemko Bukittinggi Naikkan Target PAD Sektor Pariwisata

[Hatta Rizal]

Penulis: Agusmanto