Delay Lima Setengah Jam, Penumpang Lion Air Ribut di Bandara Minangkabau

Penumpang Lion Air memadati meja informasi Bandara Internasional Minangkabau
Penumpang Lion Air memadati meja informasi Bandara Internasional Minangkabau (KLIKPOSITIF/Ade Suhendra)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Puluhan penumpang maskapai penerbangan rute Padang-Jakarta dan Padang-Yogyakarta ribut di Bandara Internasional Minangkabau .

Keributan itu disebabkan karena pelayanan maskapai penerbangan Lion Air , Minggu 10 Desember 2017 yang menunda penerbangan sore, pukul 17.15 WIB hingga 22.30 WIB.

baca juga: Posko Tes PCR Swap di BIM Ditiadakan, Penumpang Wajib Bawa Bukti PCR Swab

Salah seorang penumpang, Andika Pratama mengatakan dirinya mengalami keterlambatan jadwal penerbangan selama 3 jam.

Ia mengaku sangat menyesalkan adanya penundaan jadwal tersebut yang mengharuskan dirinya berangkat malam pada pukul 20.15 WIB.

baca juga: BIM Berlakukan Layanan Non Tunai, Ini Kartu Atau Aplikasi yang Bisa Digunakan Untuk Masuk Bandara

"Seharusnya saya sore berangkat dari Padang menuju Jakarta. Tapi terjadi penundaan selama bebera jam. Kompensasinya, pihak maskapai memberikan snack atau makanan ringan kepada penumpang," kata mantan pegawai kontrak di Angkasa Pura Bali tersebut.

Sementara itu, salah seorang penumpang lain yang tidak mau disebutkan namanya tersebut mengungkapkan kekecewaannya atas keterlambatan penerbangan menuju Jakarta.

baca juga: Ini Kesiapan Bandara Internasional Minangkabau AP II Dukung Peniadaan Mudik 6 - 17 Mei 2021

Ia bersama sejumlah penumpang lainnya telah melakukan komplain kepada pihak maskapay.

"Ini bukan masalah kompensasi. Tapi jadwal penerbangan yang seharusnya pukul 20.20 WIB harus kembali menunggu hingga beberapa jam mendatang," katanya.

baca juga: PT Angkasa Pura II Pastikan Layanan Tes Covid-19 di BIM Sesuai Prosedur dan Standar Kemenkes

Selama hal itu berlangsung, pihak Lion Air sama sekali tidak terlihat berada di pintu masuk menuju pesawat.

Setelah puluhan penumpang mendesak dan menanyakan keberadaan pihak maskapai, akhirnya salah seorang perwakilan manajemen Lion Air datang dan menemui penumpang yang komplain.

Candra Pratama, Perwakilan Manajer Lion Air Padang mengatakan dirinya atas nama manajemen minta maaf karena keterlambatan kedatangan pesawat.

Namun berdasarkan keputusan Menteri Perhubungan setiap keterlambatan pesawat, pihak maskapai akan memberikan kompensasi.

"Dua jam pertama penumpang akan mendapatkan snack atau makanan ringan. Satu jam berikutnya pihak maskapai akan memberikan makanan berat berupa nasi. Kemudian kalau mencapai empat jam, maka pihak maskapai akan memberikan kompensasi sebesar Rp300ribu," ujarnya sambil memberikan pengertian kepada penumpang.

Hingga berita ini diturunkan, suasana di ruang tunggu keberangkatan Bandara masih panas, penumpang masih menunggu kejelasan soal jadwal keberangkatan.

[Ade Suhendra]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa