Penerbangan Lion Air ke Yogyakarta Batal, Penumpang Soraki Pilot

Penumpang Lion Air mendengar penjelasan dari manajemen soal pembatalan penerbangan di BIM
Penumpang Lion Air mendengar penjelasan dari manajemen soal pembatalan penerbangan di BIM (KLIKPOSITIF/Ade Suhendra)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Penerbangan Lion Air JT 270 Padang-Yogyakarta dibatalkan, Senin 11 Desember 2017. Pembatalan itu diumumkan setelah ratusan penumpang menaiki pesawat dan menunggu beberapa jam.

Penerbangan yang dijadwalkan pada pukul 19.15 WIB itu terlambat, sehingga penumpang yang menumpuk di ruang tunggu Bandara Internasional Minangkabau bisa diberangkatkan pukul 00.05 WIB.

baca juga: Posko Tes PCR Swap di BIM Ditiadakan, Penumpang Wajib Bawa Bukti PCR Swab

Baca Juga:  Delay Lima Setengah Jam, Penumpang Lion Air Ribut di Bandara Minangkabau

Namun hal itu sia-sia, sebab ketika penumpang telah berada di dalam pesawat, pilot kapten Lion Air JT 270 tiba-tiba mengungumkan bahwa penerbangan tidak bisa dilakukan karena Bandara Adi Sutjipto telah tutup.

baca juga: BIM Berlakukan Layanan Non Tunai, Ini Kartu Atau Aplikasi yang Bisa Digunakan Untuk Masuk Bandara

Pengumuman itu lantas membuat penumpang marah. Mereka langsung bersorak meluapkan kekesalan pada maskapay dengan melontarkan kata-kata kasar.

"Pihak maskapai sejak tadi telah banyak kebohongan. Kami tetap menginginkan untuk berangkat juga malam ini," kata salah seorang, Nugrah.

baca juga: Ini Kesiapan Bandara Internasional Minangkabau AP II Dukung Peniadaan Mudik 6 - 17 Mei 2021

Usai mendapati pengumunan tersebut, ratusan penumpang itu kemudian turun dari pesawat dan menemui pihak maskapay yang berjaga di Bandara. Tujuan mereka adalah untuk meminta kejelasan soal pembatalan tersebut.

"Kami jelas sangat dirugikan dengan keputusan ini," tutur Nugrah. Dengan kondisi seperti itu, penumpang tampak menuntut agar tetap berangkat malam ini.

baca juga: PT Angkasa Pura II Pastikan Layanan Tes Covid-19 di BIM Sesuai Prosedur dan Standar Kemenkes

Namun tuntutan dari penumpang hanya ditanggapi dengan permintaan maaf dari perwakilan Lion Air di Bandara yang terletak di Kabupaten Padang Pariaman tersebut.

"Kami pihak Lion Air minta maaf atas pembatalan ini. Penumpang akan kami bawa menuju hotel dan penerbangan akan dialihkan pada pagi hari," sebut salah satu perwakilan manajemen Lion Air di BIM , Tegar Dwi Sandi.

Hingga berita ini diturunkan, ratusan penumpang masih terlantar di Bandara Internasional Minangkabau ( BIM ), Kabupaten Padang Pariaman. Para penumpang masih menunggu kepastian pihak dari Lion Air terkait penerbangan menuju Yogyakarta.

[Ade Suhendra]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa