PBB: Lebih dari 8 Juta Orang Kelaparan di Yaman

Seorang pejabat senior PBB telah meminta pihak-pihak yang terlibat dalam perang Yaman untuk memungkinkan akses kemanusiaan
Seorang pejabat senior PBB telah meminta pihak-pihak yang terlibat dalam perang Yaman untuk memungkinkan akses kemanusiaan (Net)

KLIKPOSITIF - Seorang pejabat senior PBB telah meminta pihak-pihak yang terlibat dalam perang Yaman untuk memungkinkan akses kemanusiaan yang berkelanjutan dan tanpa hambatan bagi jutaan orang Yaman yang menghadapi kelaparan dan memerangi penyakit.

"Kehidupan jutaan orang, termasuk 8,4 juta orang Yaman merupakan langkah menjauh dari kelaparan, bergantung pada kemampuan kita untuk melanjutkan operasi dan menyediakan dukungan kesehatan, air bersih, tempat tinggal dan gizi," kata Jamie McGoldrick, koordinator kemanusiaan PBB untuk Yaman, Senin, 11 Desember 2017 .

baca juga: Desakan Agar PM Malaysia dan Kabinernya Mundur Bermunculan

Seruan tersebut muncul saat koalisi pimpinan Saudi melanjutkan blokade Yaman, yang dimulai pada bulan Oktober setelah menutup perbatasan negara tersebut sebagai tanggapan terhadap rudal pemberontak yang ditembak jatuh di dekat ibu kota, Riyadh.

Dilansir dari laman Aljazeera, di tengah meningkatnya tekanan internasional , Arab Saudi mulai mengizinkan beberapa bantuan kemanusiaan memasuki negara tersebut pada minggu terakhir bulan November.

baca juga: Digugat "Black Widow" Scarlett Johansson Atas Rilis Streaming Film, Ini Respon Disney

Meski mereda , situasi di Yaman tetap parah, menurut McGoldrick. "Blokade pelabuhan yang terus berlanjut membatasi pasokan bahan bakar, makanan dan obat-obatan, secara dramatis meningkatkan jumlah orang yang membutuhkan pertolongan," katanya.

Blokade ini dirancang untuk memotong dugaan pasokan senjata kepada pemberontak Houthi dari Iran namun memperburuk apa yang disebut PBB sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

baca juga: Diceraikan Suami, Ini Profil Regina Turner yang Hasilkan Uang Fantastis dari Dugaan Prostitusi

Organisasi bantuan di Yaman menghadapi kesulitan lebih lanjut ketika kekerasan baru meletus di ibukota, Sanaa, setelah pembunuhan mantan presiden Ali Abdullah Saleh pada 4 Desember.

Sudah merupakan negara paling miskin di dunia Arab, yang ambruk dalam perang saudara menyusul demonstrasi massa di tahun 2011. Konflik tersebut menyebabkan lebih dari 10.000 orang meninggal dunia dan mengungsi sebanyak tiga juta orang menurut data PBB .

baca juga: Dikabarkan Rolling Stone, Pendiri dan Drummer Slipknot Meninggal Dunia,

Jutaan orang Yaman sedang berjuang dengan kelaparan dan penyakit, termasuk epidemi kolera yang telah menginfeksi sekitar satu juta orang.

Arab Saudi dan sekutu-sekutunya melakukan intervensi di negara tetangga Yaman pada bulan Maret 2015 dalam upaya mengusir pemberontak Houthi.

Penulis: Fitria Marlina