Calon Ketua Hipmi Sumbar Jadi Tersangka Pemalsuan Sertifikat

Pengurus Hipmi Sumbar
Pengurus Hipmi Sumbar (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kepolisian Resor Kota Padang menetapkan calon Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ( HIPMI ) Sumbar sebagai tersangka pemalsuan surat terkait digunakannya sertifikat Ditlatda.

Tersangka diketahui bernama Muhammad Iqra Chissa.

baca juga: Owner Miss Glam Afdhal Amran Siap Maju Jadi Caketum BPC HIPMI Padang

Ia menjadi tersangka setelah pihak kepolisian melakukan pemeriksaan sesuai dengan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SPH2P) No. B/1906/XI/2017/Reskrim yang ditandatangani Kepala Satuan Reskrim Polresta Padang Kompol Daeng Rahman.

Dalam surat tersebut, penetapan status tersangka pemalsuan sertifikat dilakukan setelah polisi memeriksa sejumlah saksi.

baca juga: Resmi Nahkodai HIPMI Sumbar, Brian Putra Bastara Akan Permudah Akses Pendanaan Pengusaha Muda

Saksi yang diperiksa yakni pelapor DS Zirsanjaya, dan ada pula beberapa peserta Diklat pada tahun 2015 lalu di Kota Padang.

"Benar, dia sudah tersangka. Bahkan sekarang status perkara tersebut sudah naik ke tahap penyidikan," kata Kapolresta Padang, Kombes Pol Chairul Aziz.

baca juga: Besok HIPMI Sumbar Dikukuhkan, Doni Oskaria: Momentum Kebangkitan Pengusaha Muda Minang

Seperti diketahui, sertifikat tersebut digunakan Muhammad Iqra sebagai salah satu syarat untuk pencalonan Ketua Hipmi Sumbar dalam Musda beberapa waktu lalu.

Sementara Iqra sendiri diduga tidak mengikuti Diklat tersebut. Rencananya hari ini yang bersangkutan akan dikukuhkan Ketua BPP HIPMI , Bahlil Lahadalia di Padang.

baca juga: Wagub Sumbar Berharap HIPMI Jadi Motor Penggerak Hilirisasi Sektor Pertanian

Musda untuk memilih pengurus baru periode 2017-2020 itu bahkan berlangsung hingga tiga kali. Pertama dan kedua di Padang, tetapi berakhir deadlock. Kemudian dilanjutkan di Padang Aro Solok Selatan pada akhir Oktober lalu.              

Terkait dengan kasus tersebut, sejumlah pengurus Hipmi Sumbar yaknk Yuta Pratama, Ikhsan Fausta Alinea, Dady Fatria dan lainnya serta Dewan Pembina Hipmi Vidi Dolvin berkomentar.

Mereka mengaku tidak kaget dengan status tersangka tersebut. Pasalnya dari awal pihaknya sudah mengingatkan hal tersebut, tetapi tak diindahkan termasuk pengurus pusat.

"Kalau proses hukum, tentunya kami serahkan ke aparat hukum," pungkas mereka.(*) 

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa