Tersangka Pemalsuan Sertifikat Tetap Dilantik jadi Ketua Hipmi Sumbar

Pelantikan Ketua Hipmi Sumbar di Hotel Basko Padang
Pelantikan Ketua Hipmi Sumbar di Hotel Basko Padang (KLIKPOSITIF/Halbert Chaniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia ( Hipmi ) tetap melantik Muhammad Iqra Chisa sebagai ketua umum wilayah Sumbar.

Pelantikan tersebut berlangsung di Hotel Basko Padang, pukul 14:00 WIB.

baca juga: Owner Miss Glam Afdhal Amran Siap Maju Jadi Caketum BPC HIPMI Padang

Muhammad Iqra Chisa dilantik lansung oleh BPP Hipmi , Bahlil Lahadalia, yang melakukan pembacaan Surat Keputusan (SK) pengrus baru.

Pelantikan itu dilakukan karena Muhammad Iqra telah terpilih dalam Musyawarah Daerah Hipmi yang dilakukan di Solok Selatan beberapa waktu lalu.

baca juga: Bawa Warga Vaksin Saat Operasi Singgalang, Satlantas Polresta Padang Raih Penghargaan

Namun begitu, sebelum ia dilantik, ia dinyatakan sebagai tersangka pemalsuan sertifikat Ditlatda yang digunakannya untuk maju sebagai ketua umum.

Baca Juga:  Calon Ketua Hipmi Sumbar Jadi Tersangka Pemalsuan Sertifikat

baca juga: Resmi Nahkodai HIPMI Sumbar, Brian Putra Bastara Akan Permudah Akses Pendanaan Pengusaha Muda

Lantas terkait dengan itu, Bahlil mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui soal status tersangka Iqra tersebut.

"Kalau misalnya ada penetapan tersangka tentunya kami diberitahu. Hingga saat ini kami belum diberitahu oleh pihak kepolisian," katanya pada KLIKPOSITIF .

baca juga: Besok HIPMI Sumbar Dikukuhkan, Doni Oskaria: Momentum Kebangkitan Pengusaha Muda Minang

Menurutnya, Iqra dilantik karena keterpilihannya sudah sesuai dengan konstitusi organisasi.

"Kami sudah menjalankan semua prosesnya, mulai dari Musda hingga kami melakukan sidang semuanya sudah sesuai," sebut Bahlil.

Kendati demikian, Bahlil mengaku pihaknya akan segera mengambil tindakan tegas jika Iqra dinyatakan bersalah atas dugaan pemalsuan sertifikat tersebut.

" Hipmi ini fleksibel dan tidak kaku, tadi saya sudah mengatakan dalam pelantikan bahwa jika nantinya terdapat kekeliruan, maka akan diproses," papar dia.

Kemudian, saat ditanyai soal status tersangka dugaan pemalsuan sertifikat tersebut, Iqra masih enggan berkomentar. Ia hanya menggelengkan kepala ketika ditemui untuk konfirmasi

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Padang , Kompol Daeng Rahman mengatakan bahwa penetapan tersangka itu telah dilakukan sejak pekan lalu.

"Ya untuk kasus itu sudah kami tetapkan sebagai tersangka dan seluruh saksi sudah kami periksa," ungkap Daeng saat dikonfirmasi.

Menurutnya saat dilakukan pemeriksaan tersangka tidak mampu memperlihatkan bukti bahwa ia benar-benar mengikuti diklat yang merupakan persyaratan utama untuk menjadi ketua Hipmi .

"Saksi seluruhnya sudah kami periksa, termasuk dua orang saksi ahli yang kami datangkan dari beberapa Universitas," sambungnya kemudian.

[Halbert Chaniago]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa