Sepanjang 2017, Enam Proyek Nasional Rampung

Jokowi memantau pembangunan salah satu Proyek Strategis Nasional
Jokowi memantau pembangunan salah satu Proyek Strategis Nasional (Setkab)

NASIONAL, KLIKPOSITIF -- Pemerintah Republik Indonesia telah menyelesaikan sebanyak 6 Proyek Strategis Nasional (PSN) sepanjang tahun 2017.

Enam proyek tersebut merupakan bagian dari 26 PSN yang tercatat, menurut data 20 proyek diantaranya telah rampung sejak tahun 2016 lalu.

baca juga: Pengamat Lingkungan UNP: Tak Ada Pengecualian Proyek Pemerintah Sekalipun Wajib Izin Lingkungan

Sebanyak 26 PSN tersebut diketahui memiliki stimasi total nilai investasi sebesar Rp46,5 Triliun.

Adapun daftar 6 proyek tersebut adalah Jalan Akses Tanjung Priok, PLBN Nanga Badau Kabupaten Kapuas Hulu, PLBN Aruk Kabupaten Sambas, dan PLBN Wini Kabupaten Timor Tengah Utara, jalan tol Soreang–Pasirkoja dan jalan tol Surabaya–Mojokerto.

baca juga: Proyek SPAM IKK Batang Sako Tapan dari Balai Prasana Pemukiman Tak Kantongi Izin Lingkungan

Dikutip dari laman resmi Kementerian Perekonomian, nilai proyek secara keseluruhan mencapai Rp13,1 Triliun.

Selain itu, terdapat 145 proyek dan 1 program yang sudah masuk tahap konstruksi, 9 proyek dalam tahap transaksi dan 86 proyek dan 1 program dalam tahap penyelesaian.

baca juga: Warga Limau Purut Tapan Laporkan Kontraktor Pelaksana Proyek Balai Pemukiman Sumbar

Dari 145 Proyek yang masuk dalam tahap konstruksi, terdapat 37 proyek yang telah beroperasi secara sebagian, diantaranya seperti Jalan Tol Medan-Tebing Tinggi, Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu, KEK Tanjung Lesung dan KEK Mandalika.

" Proyek yang telah beroperasi ini kami masih hitung sebagai proyek dalam tahap konstruksi karena belum seluruhnya beroperasi," kata Ketua Tim Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), Wahyu Utomo.

baca juga: Abai Keselamatan Warga, Kepala BNPB Peringatkan Pelaksana Proyek Abrasi Pantai di Padang

Sementara capaian untuk program ketenagalistrikan 35.000 MW hingga Desember 2017 sebanyak 998 MW (3%) telah beroperasi, 15.676 MW (44%) dalam tahap konstruksi, 13.782 (38%) telah mendapatkan Power Purchase Agreement (PPA) namun belum mencapai Financial Close, 3.163 MW (9%) dalam tahap pengadaan dan 2.228 MW (6%) dalam tahap perencanaan.

Sedangkan untuk 37 proyek yang masuk kategori Proyek Prioritas, hingga Desember 2017, sebanyak 20 proyek telah memasuki tahap konstruksi, 5 proyek dalam proses transaksi, dan 12 proyek masih dalam tahap penyiapan.

Proyek Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, MRT Jakarta Koridor North-South, Palapa Ring Broadband, PLTU Batang, dan Tangguh LNG Train 3 adalah beberapa contoh Proyek Prioritas yang telah mencapai tahap konstruksi.

Beberapa proyek infrastruktur prioritas yang sudah sebagian beroperasi adalah jalan tol Medan–Binjai dan jalan tol Palembang–Indralaya.

Adapun proyek prioritas yang ditargetkan dapat beroperasi pada 2018 adalah jalan tol Pekanbaru–Kandis–Dumai, Kereta Api Makassar–Parepare dan Palapa Ring Broadband.

Proyeksi kemajuan PSN sampai dengan tahun 2020, total jumlah proyek yang akan beroperasi sebanyak 170 proyek baik secara parsial ataupun keseluruhan, dengan penambahan proyek yang mulai beroperasi pada tahun 2018 adalah sebanyak 50 proyek , pada tahun 2019 sebanyak 56 proyek , dan pada tahun 2020 sebanyak 23 proyek .(*)

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa