Pemprov Sumbar Torehkan Hasil Positif di Tahun 2017

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kilas balik penyelengaraan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) dalam satu tahun sudah berjalan di 2017 "> 2017 "> 2017 "> 2017 . Begitu banyak torehan dalam suksesnya pembangunan, baik dari segi insfrastruktur maupun peningkatan perekonomian bahkan pariwisata.

"Setahun ini banyak sekali pembangunan yang kita lakukan untuk memberikan efek positif bagi masyarakat. Baik itu dari pembangunan insfrastruktur maupun yang menunjang perekonomian," ujar Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno saat ekspos akhir tahun Gubernur Sumbar 2017 "> 2017 "> 2017 "> 2017 .

baca juga: Kasus Meningkat, Wagub: Keluar Masuk Sumbar Harus Kantongi Surat Aman COVID-19

Disebutkannya, laju inflasi Sumbar terus terkendali dari bulan ke bulan. Bahkan, Sumbar mendapatkan penghargaan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terbaik 2017 "> 2017 "> 2017 "> 2017 untuk kawasan Sumatera dengan keberhasilan dalam mengendalikan inflasi, terutama pada saat Ramadhan dan Lebaran 2017 "> 2017 "> 2017 "> 2017 .

"Untuk mengatasi inflasi di Sumbar, kita meminta Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) perlu ada di Sumbar, supaya pengawasan terhadap pengusaha yang bergerak di sektor pangan bisa lebih ketat. Termasuk, semua komoditi pangan sebagai indikator penyebab inflasi dikelola dengan baik seperti, cabai dan jengkol," katanya.

baca juga: Tempat Kerja Jadi Klaster Baru di Sumbar, Gubernur: ASN dari Luar Daerah Wajib Swab

Selain itu, dia juga pernah mengusulkan harga tiket pesawat Jakarta-Padang dan sebaliknya yang melonjak sangat tinggi setiap Ramadhan dan Lebaran juga harus menjadi perhatian dalam pengendalian inflasi di Sumbar. Tidak hanya itu, penguatan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) juga harus menjadi perhatian serius.

Dari sektor Pariwisata, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Sumbar melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan Pelabuhan Teluk Bayur bulan Oktober 2017 "> 2017 "> 2017 "> 2017 mencapai 4.826 orang dan mengalami peningkatan 11,02 persen dibanding wisman September 2017 "> 2017 "> 2017 "> 2017 yang tercatat sebanyak 4.347 orang.

baca juga: Pemprov Sumbar Ciptakan Berbagai Stimulus Guna Bangkitkan Kembali Ekonomi Daerah

"Sedangkan, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Sumatera Barat bulan Oktober 2017 "> 2017 "> 2017 "> 2017 mencapai rata-rata 59,64 persen mengalami peningkatan 0,37 poin dibanding TPK bulan September 2017 "> 2017 "> 2017 "> 2017 sebesar 59,27 persen," tuturnya.

Disebut Irwan, grafik tersebut menunjukkan pariwisata yang mulai gencar. Bahkan, Sumbar dinobatkan sebagai tujuan wisata halal terus menjadi lirikan bagi wisman untuk berkunjung. "Wisman saja naik kunjungannya, apalagi jika ditambah lokal. Data ini merujuk dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumbar," katanya.

baca juga: Wagub Nasrul Abit Apresiasi PNM sebagai Penyelamat UMK Ditengah Pandemi COVID-19

Untuk nilai ekspor dan impor Sumbar juga mengalami peningkatan. Hal itu dapat dilihat dari nilai ekspor Sumbar bulan November 2017 "> 2017 "> 2017 "> 2017 terjadi peningkatan sebesar 2,14 persen dibanding ekspor bulan Oktober 2017 "> 2017 "> 2017 "> 2017 . Bahkan, nilai ekspor November 2017 "> 2017 "> 2017 "> 2017 ini meningkat sebesar 0,87 persen jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya.

"Nilai impor Sumbar bulan November 2017 "> 2017 "> 2017 "> 2017 terjadi peningkatan sebesar 49,73 persen dibanding impor bulan Oktober 2017 "> 2017 "> 2017 "> 2017 . Nilai impor bulan November 2017 "> 2017 "> 2017 "> 2017 naik sebesar 192,09 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya," terangnya.

Tidak hanya itu, pertumbuhan ekonomi Sumbar pada triwulan III- 2017 "> 2017 tumbuh 5,38 persen. Itu dapat diukur berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Ekonomi Sumatera Barat triwulan III- 2017 "> 2017 meningkat sebesar 2,13 persen (q-to-q). Serta, ekonomi Sumbar triwulan I-III 2017 "> 2017 "> 2017 "> 2017 (c-to-c) tumbuh sebesar 5,23 persen.

Kemudian dari segi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus mengalami kemajuan. Baik itu dari berapa sektor diantaranya Angka Harapan Hidup (AHH), harapan Lama Sekolah (HLS), Rata-rata Lama Sekolah (RLS) dan Pengeluaran Perkapita Setahun.

"Karena IPM untuk mengukur keberhasilan pemerintah dalam membangun kualitas hidup manusia, karena terus mengalami kemajuan maka IPM di Sumbar terus membaik dari tahun ke tahun," ulasnya.

Dari segi pengangguran, dari tahun ke tahun persentase pengangguran di Sumbar terus menurun. Karena upaya pemerintah dalam mengurangi jumlah pengangguran dengan mengadakan job fair baik itu tingkat provinsi maupun kabupaten/kota yang dilakukan setiap tahunnya dengan menggandeng beberapa perusahaan.

"Jadi ada job fair merupakan satu cara pengurangan pengangguran dengan mempertemukan langsung pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan," ujarnya.

Berkurangnya terus pengangguran di Sumbar, kata Irwan, itu berimbas dengan terus mengalami peningkatan Upah Minimum Provinsi (UMP). Dimana, dari tahun ke tahun terus meningkat. Sehingga, dapat membantu para pekerja memenuhi kebutuhan hariannya. Apalagi bagi mereka yang telah berkeluarga.

Dari sektor pertanian, NTP Sumatera Barat bulan November 2017 "> 2017 "> 2017 "> 2017 tercatat sebesar 96,15 atau turun 0,46 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 95,71 (Oktober 2017 "> 2017 "> 2017 "> 2017 ). Indeks harga yang diterima petani (It) mengalami kenaikan sebesar 0,78 persen,dan indeks harga yang dibayar petani (Ib) mengalami kenaikan sebesar 0,33 persen.

Pada bulan November 2017 "> 2017 "> 2017 "> 2017 NTP masing-masing subsektor tercatat sebesar 91,56 untuk subsektor tanaman pangan (NTPP), 83,96 untuk subsektor hortikultura (NTPH), 101,28 untuk subsektor tanaman perkebunan rakyat (NTPR), 103,80 untuk subsektor peternakan (NTPT), dan 109,27 untuk subsektor perikanan (NTPN).

"Subsektor perikanan terbagi menjadi dua, yaitu subsektor perikanan tangkap dan perikanan budidaya dengan NTP masing-masing sebesar 109,44 dan 109,23," tandasnya.

Ia berharap, torehan selama 2017 "> 2017 "> 2017 "> 2017 yang terus mengalami kemajuan dan peningkatan selama kepemimpinannya dengan dibantu stakeholder terkait ini. Ia optimis pada tahun 2018 juga akan terus meningkat. Bahkan, lebih dari tahun sebelummnya dari semua sektor.

"Kita optimis lebih baik lagi pada tahun depan. Baik dari semua sektor dan kita harap investor terus berdatangan ke Sumbar untuk berinvestasi sehingga akan meningkatkan kemajuan dari semua sektor serta wisatawan yang berkunjung ke objek wisata juga terus naik. Pembangunan insfrastruktur juga terus digenjot karena semua ini untuk masyarakat Sumbar," pungkasnya.

[Joni Abdul Kasir]

Penulis: Agusmanto