Antisipasi Pencurian Selama Ramadhan dan Idul Fitri, Polres Pasaman Sebar Anggota Berpakaian Preman di 5 Kecamatan

ilustrasi
ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Polres Pasaman memperediksi bahwa tindak pidana seperti pencurian pemberatan, pencurian kekerasan, pencurian ternak dan curanmor, akan meningkat selama bulan suci Ramadhan dan lebaran Idul Fitri.

Hal ini dipengaruhi karena selama satu bulan lebih tersebut, kebutuhan masyarakat pada umumnya meningkat, sehingga membuat masyarakat cenderung untuk melakukan hal-hal negatif yang berujung pada pelanggaran pidana.

baca juga: Arus Lalulintas Talu - Panti Sempat Putus Sekitar 10 Jam, Kini Normal Kembali

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Wakapolres Pasaman , Komisaris Sihana menyebut bahwa Polres Pasaman serta seluruh polsek jajaran, akan meningkatkan pengamanan di seluruh wilayah hukum Polres Pasaman .

"Kita perketat keamanan, terutama di daerah rawan tindak kejahatan dengan menyebar anggota berpakain dinas dan pakain bebas," kata Sihana saat ditemui KLIKPOSITIF di ruang kerjanya, Jumat, 20 Mai 2016.

Di Pasaman , kata dia, daerah-daerah yang rawan terjadinya tindak pidana kejahatan berada di Panti, Padang Gelugur, Rao Selatan, Rao dan Rao Utara. Pada umumnya, kejahatan yang terjadi di daerah tersebut, didominasi pencurian sapi.

baca juga: Olahan Makanan UMKM Binaan PLN UIW Sumbar Tembus Pasar Internasional

"Ini disebabkan karena di daerah-daerah rawan itu banyak peternak yang melepaskan ternaknya begitu saja, sehingga memancing pelaku untuk beraksi mencuri ternak. Ini yang perlu diwaspadai," ujarnya.

Di samping meningkatkan pengamanan, perwira polisi dengan pangkat satu melati di pundaknya itu juga meminta agar masyarakat, khususnya para peternak yang ada di daerah rawan pencurian, untuk waspada.

baca juga: Terus Diminati, Pelanggan Premium PLN Semakin Bertambah

"Peran masyarakat sangat diharapkan. Jadi, mari kita bersama-sama mengantisipasi agar tindak kejahatan seperti pencurian dan kejahatan lainnya, tidak terjadi di Pasaman ," ajak Sihana. [Man St Pambangun]

Penulis: Riki