Adu Mulut di Kafe, Wakil Ketua DPRD Padang Laporkan Anggotanya

Wakil Ketua DPRD Padang, Wahyu Iramana Putra melapor di Polresta Padang.
Wakil Ketua DPRD Padang, Wahyu Iramana Putra melapor di Polresta Padang. (KLIKPOSITIF)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang, Wahyu Iramana Putra melaporkan anggota dewan Amril Amir ke Polresta Padang , Kamis 4 Januari 2017 sekitar pukul 12.00 WIB. Parahnya, pelaporan ini bermula dari aksi adu mulut sebelum rapat paripurna digelar.

Menurut Wahyu saat membuat laporan di Mapolresta Padang, aksi adu mulut itu bermula ketika dia berada di kafe belakang DPRD sebelum digelarnya rapat paripurna. Saat itu, pelapor kemudian menyapa terlapor yang juga datang ke kafe tersebut.

baca juga: Kepolisian Pessel Kejar Pelaku Jambret Hingga Kota Padang, Seorang Remaja Diamankan

"Awalnya saya sempat menegurnya di kantin, tapi malah dia mencak-mencak hingga berkata kasar kepada saya. Bagi saya, itu tidak mencerminkan anggota DPRD," ujar Wahyu setelah diperiksa di ruangan penyidik reskrim Polresta Padang .

Tidak selesai sampai disitu, Wahyu menyebut sempat terjadi aksi saling dorong dan adu mulut. Bahkan, terlapor disebut sempat mengajaknya berkelahi. "Dia mendorong saya, tapi tidak ada pemukulan. Malah sampai buka baju dan mengajak berkelahi," katanya.

baca juga: Hujan Deras di Kota Padang, Jondul Rawang Banjir Lagi

Ditambahkannya, dia pun tidak mengetahui penyebab aksi tersebut dan sudah berusaha menenangkan terlapor. "Saat itu saya masih beranggapan baik, saya tenangkan dan menanyakan apa persoalannya. Ini lembaga DPRD malu kita ribut-ribut," sambungnya.

Selain itu, kata Wahyu, saat kejadian tersebut sempat pula datang petugas kepolisian dan diminta terlapor untuk masuk ke ruangannya. Saat itu, dia menginginkan untuk damai. "Kabarnya ada juga pimpinan lain yang dibentak-bentak. Makanya, saya tempuh jalur ini biar jelas masalahnya," ucap Wahyu.

baca juga: Begini Cara EL, Perempuan yang Diamankan Pihak Kepolisian Padang Tipu Korbannya

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Padang , Kompol Daeng Rahman membenarkan kejadian tersebut. Laporan dengan nomor LP/24/K/I/2018/SPKT Unit I tertanggal 4 Januari 2017 yang dibuat oleh Wakil Ketua DPRD Padang tersebut melaporkan dugaan penghinaan dan perbuatan tidak menyenangkan.

"Tadi pelapor sudah memberikan keterangan. Kita akan melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Namun, jika keduanya meminta untuk mediasi, kita juga siap membantu," tutup Daeng.

baca juga: Kereta Api Tabrak Mobil di Pariaman, Warga dan Plt Walikota Pariaman Sebut Diluar Jadwal Biasa Serta Tidak ada Penjaga Perlintasan

[Halbert Caniago]

Penulis: Agusmanto