Awasi LGBT, Pol PP Sumbar Sebar Petugas di Kos-kosan

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Dinas Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Pol PP dan PK) Sumatra Barat ( Sumbar ) akan melakukan pengawasan perilaku seks menyimpang Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender ( LGBT ) yang dapat menjangkiti generasi muda

Pengawasan dilakukan dengan menindaklanjuti laporan dari masyarakat dan memonitor beberapa tempat atau kos-kosan yang menjadi pusat aktivitas LGBT .

baca juga: Pemkab Pessel Apresiasi Kiprah PKPS untuk Daerah

"Kami bakal melakukan pengawasan terkait akitivitas LGBT di Sumbar . Karena sudah sangat meresahkan masyarakat. Sekarang anggota sudah kami sebar untuk memantau mereka," ujar Kepala Dinas Pol PP dan Damkar Sumbar , Zul Aliman, Selasa, 16 Januari 2018.

Kemudian kata Zul, pengawasan akan dilakukan dengan berkoordinasi bersama Satpol PP Kabupaten dan Kota di Sumbar .

baca juga: Emersia Grup Rayakan Milad ke-9 Bersama Penyandang Disabilitas Tanah Datar

Dibeberkannya, bahwa sudah ada beberapa laporan masyarakat yang masuk terkait dengan aktivitas LGBT di Sumbar

"Pihaknya meminta masyarakat jika menemukan aktifitas LGBT ini di Sumbar segera laporkan ke kami Pol PP Sumbar , dan akan langsung kami lakukan penindakan," tuturnya.

baca juga: Semen Padang Kembali Raih Juara 1 Keterbukaan Informasi Publik

Selain itu, Dia juga menghimbau masyarakat untuk selalu menjaga anggota keluarganya agar tidak terjerumus dengan perilaku LGBT ini.

"Berikan pemahaman kepada anggota keluarga tentang bahaya perilaku LGBT ini," ujarnya.

baca juga: Milad ke-109, Muhammadiyah Siap Dukung Program Bupati dan Wabup Pessel untuk Kemajuan Daerah

Tak hanya itu, Zul juga akan mengandeng pihak sekolah yang ada di Sumbar memberikan sosialisasi kepada siswa-siswinya terkait bahaya pengaruh perilaku LGBT

"Kami siap untuk berikan sosialisasi jika ada sekolah yang meminta. Ini juga merupakan bentuk kepedulian kita kepada generasi muda, apalagi pelajar terkait bahaya perilaku LGBT ini agar mereka tidak terpengaruh," tukasnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit meminta stakeholder terkait ikut serta dalam pengawasan perilaku seks menyimpang LGBT ini di Sumbar . Karena, perilaku seks menyimpang ini dinilai tidak sesuai dengan agama, adat dan budaya di Sumbar .

"Ini menjadi peran kita bersama seluruh stakeholder terkait dalam mengawasi pergerakan aktifitas LGBT di Sumbar karena perilaku itu tidak sesuai dengan agama, adat dan budaya di Sumbar ," ujar wagub saat itu.

[Joni Abdul Kasir]

Penulis: Rezka Delpiera