Tolak Eksekusi, Karyawan Tenant Basko Grand Mall Pasang Spanduk

Karyawan Tenant di Basko Grand Mall memasang spanduk sebagaio bentuk protes eksekusi yang dilakukan PN Padang
Karyawan Tenant di Basko Grand Mall memasang spanduk sebagaio bentuk protes eksekusi yang dilakukan PN Padang (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Sebagai bentuk penolakan terhadap eksekusi sebagian bangunan Basko Hotel & Mall, puluhan karyawan tenant (penyewa) di Basko Grand Mall, memasang sejumlah spanduk di dinding bagian belakang hotel dan mall yang ada di kawasan Air Tawar tersebut.

Spanduk tersebut di antaranya berbunyi; Basko Ini Milik Kami Bukan Milik PT KAI , dan Pak Polisi Lindungi Kami..!!! Kami Adalah Rakyat. Tolong Kami, Kepada Siapa Lagi Kami Berlindung Kecuali Pihak Berwajib.

baca juga: Situ Koffie, Coffe Shop dengan Konsep Gedung Tua di Flamboyan Padang

Kemudian juga ada spanduk yang bertuliskan; Tolong Kami Pak!!.. Jangan Eksekusi Tempat Kami Bekerja. Mau Dikasih Apa Makan Apa Anak dan Istri Kami.. dan Kami Yayasan Istiqamah Menolak Eksekusi Kejam Ini, Nasib Oendidikan Kami Siapa Yang Bertanggung Jawab?

Salah seorang karyawan tenant di Basko Grand Mall bernama Andri mengatakan, aksi ini dilakukan, karena eksekusi tersebut tanpa mempertimbangkan abjat hidup orang banyak. Padahal di Basko Grand Mall ini, ada ratusan orang yang menggantungkan hidupnya sebagai karyawan tenant.

baca juga: Andre Rosiade Gelar Bimtek Produksi Kewirausahaan di Kota Padang

"Kalau ini terus dilanjutkan, tidak tertutup kemungkinan tenant tempat kami bekerja menutup usahanya. Jika ini terjadi, imbasnya juga ke kami. Mau makan apa anak istri kami nantinya," kata pria yang tinggal di Cengkeh, Lubeg, Kota Padang itu.

Terkait pemasangan spanduk oleh puluhan karyawan tenant di Basko Grand Mall, Humas Pengadilan Negeri Padang R Ari Muladi, menyebut bahwa pihaknya tidak bisa melarang puluhan karyawan tersebut memasang spanduk.

baca juga: Tengah Jalani Cuti, Mahyeldi Ansharullah Raih Penghargaan Sebagai Walikota Terbaik Nasional dalam Pelayanan Publik

Namun, ia meminta agar puluhan karyawan tenant itu tidak ikut-ikutan menghalangi pihak Pengadilan Negeri Padang untuk mengeksekusi lahan milik PT KAI Divre II Sumbar yang sebelumnya dikuasai PT Basko Minang Plaza.

"Kita tidak bisa melarang orang menyatakan pendapat, silahkan lakukan, yang penting jangan ganggu pelaksaan eksekusi, karena ada tindakan hukum bagi yang menganggu. Ada pasal pidananya," ujar R Ari Muladi, Senin, 22 Januari 2018.

baca juga: Kunjungi Masjid di Lubeg, Andre Bertemu Mantan Pasien Covid-19

Eksekusi lahan di Basko Hotel & Mall, sebut Ari, saat ini tengah dihentikan, karena masih banyak barang-barang milik tenant yang belum dipindahkan dari lokasi eksekusi. Pihak Pengadilan Negeri Padang, sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

"Sekarang masih banyak barang-barang yang belum dipindahkan. Kalau sudah selesai, maka eksekusi langsung dilanjutkan. Kami akan upayakan eksekusi tersebut selesai hari ini," pungkas R Ari Muladi.(*)

Penulis: Riki