Enam Tersangka Penyuling LPG di Padang Ditangkap

Tersangka penyulingan LPG di Padang.
Tersangka penyulingan LPG di Padang. (KLIKPOSITIF/Halbert Caniago)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Enam orang tersangka penyulingan Liquefied Petrolium Gas ( LPG ) di Kota Padang dibekuk tim Satreskrim Polresta Padang pada Senin 22 Januari 2018 di Jalan Air Paku, Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang .

Enam orang tersangka tersebut diketahui bernama Afdal alias Bujang selaku pemilik usaha, Wira Satria sebagai karyawan, Azhari sebagai karyawan, Deri Ramadhan sebagai karyawan, Febi Satria sebagai karyawan dan Basrial alias Uncu sebagai sopir truk.

baca juga: Pemko Padang Imbau Warga Rutin Vaksin Hewan Peliharaan

Penangkapan tersebut berawal saat pihak Satreskrim Polresta Padang mendapatkan informasi bahwa adanya penyulingan gas LPG di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Para tersangka melakukan penyulingan gas dengan ukuran yang tidak semestinya yakni, gas ukuran 12 Kg yang hanya berisi 3 Kg saja.

"Setelah mendapatkan informasi tersebut kami langsung melakukan penyelidikan selama dua pekan," ujar Kapolresta Padang , Kombes Pol Chairul Aziz, Selasa 23 Januari 2018.

baca juga: Program Sapi Bunting, Dinas Pertanian Kota Padang Siapkan Anggaran Rp100 Juta Untuk Peternak

Dia mengatakan, setelah melakukan penyelidikan, pihaknya langsung menuju TKP saat enam orang tersebut melakukan penyulingan gas. "Saat kami bekuk, para tersangka sedang menyalin gas 3 Kg ke tabung 12 Kg," lanjutnya.

Setelah diamankan, keenam orang pelaku langsung dibawa ke Mapolresta Padang untuk diproses secara hukum. "Tersangka langsung kami amankan dan kami bawa ke Mapolresta Padang untuk proses penyidikan," sambungnya.

baca juga: Dinsos Klaim Jumlah Pengemis di Padang Menurun Selama Ramadan

Dia mengatakan, pihaknya mengamankan barang bukti berupa lima buah tabung gas ukuran 12 Kg, lima buah tabung gas ukuran 3 Kg, 21 buah regulator untuk penyalin gas, 281 segel gas merek SGB dan 400 buah tabung gas yang masih berada di gudang (police line).

"Para tersangka diancam dengan pasal 53 huruf a,b,c dan d Jo Undang-undang Nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi dan Pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman enam tahun penjara," tutupnya.

baca juga: Ini Delapan Keluarga Yang Akan Menginap di Rumah Wali Kota Padang Selama Ramadan

[Halbert Caniago]

Penulis: Agusmanto