Proyek Mangkrak Hambat Laju Pembangunan di Pesisir Selatan

ilustrasi proyek mangkrak
ilustrasi proyek mangkrak (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menyebut, sepanjang tahun 2017 terdapat sejumlah proyek mangkrak di daerah itu. Hal itu memicu terjadinya penghambatan pembangunan karena banyaknya kontraktor yang tidak menuntaskan proyek berdasarkan target.

Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Pessel , Era Sukma Munaf menyebut, proyek-proyek mangkrak yang didapati selama tahun 2017 itu bermasalah di akhir-akhir Desember 2017. Hingga akhirnya sampai awal tahun 2018 membuat pembangunan menjadi terbengkalai.

baca juga: Bupati Pessel Bertemu Dua Dirjen Dalam Sehari, Ini Program yang Dibahas

" Proyek yang bermasalah ini, terdapat pada proyek Bukik Kaciak di Kecamatan Koto XI Tarusan dan Muara Jambu, Kecamatan Ranah Pesisir. Sama-sama menangani jembatan, semuanya tidak tuntas dan terbangkalai sudah habis tengat waktu kerja," sebutnya pada KLIKPOSITIF .

Era Sukma mengatakan, terjadinya sejumlah proyek mangkrak membuat pemerintah daerah sangat kecewa karena proses pembanguan diharapkan siap dan bisa digunakan masyarakat. Padahal, berdasarkan susunan kerja dalam perkiraan pemerintah sejumlah proyek tersebut bisa dilaksanakan kontraktor dengan baik.

baca juga: Cabuli Gadis Keterbelakangan Mental, Pria Air Pura Pessel Ditangkap

"Ternyata hasilnya seperti itu (mengecewakan) hingga akibatnya pembangunan di daerah kita menjadi terkendala. Padahal, pengerjaan pembangunan itu sangat prioritas untuk kebutuhan masyarakat," terangnya.

Lanjutnya, terhadap kontraktor-kontraktor yang didapati bermasalah di daerah itu, pihaknya sudah memberikan sanksi tegas. Bahkan, sudah memberikan tengat waktu dari luar kerja, kontraktor tersebut juga tidak melanjutkannya.

baca juga: PLN Sumbar Dukung Pelestarian Ekosistem dan Konservasi Penyu Bersama LPPL Amping Parak

"Sudah kita beri kesempatan 50 hari kerja dengan denda 5 persen dari nilai kontrak. Kalau sudah tidak dilaksanakan, tentu kita putus kontrak dan kemungkinan akan kita black list (dari daftar proyek )," imbuhnya.

[Kiki Julnasri Priatama]

baca juga: Terima Kunjungan Ombudsman, Wabup Pessel: Peningkatan Pelayanan Publik Sesuatu yang Mutlak

Penulis: Agusmanto