Awas, Kasus Penipuan Mulai Marak di Kota Padang

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

PADANG , KLIKPOSITIF  -- Dalam rentang waktu sehari sepanjang Selasa 30 Januari 2018, tiga orang masyarakat Kota Padang mengaku tertipu dan melaporkannya ke polisi. Tiga orang yang merasa tertipu tersebut mendapatkan modus yang berbeda, mulai dari menyamar sebagai teman lama, mendapatkan bonus hingga kerja sama.

Pelapor pertama atas nama Mariono Harianja menuturkan kepada pihak kepolisian bahwa dirinya telah ditipu oleh seseorang yang menghubunginya melalui telepon seluler dan mengatakan bahwa ia mendapatkan bonus dari aplikasi Grab.

baca juga: Dinas Perdagangan Libatkan 50 Pemilik Usaha di Pasar Murah Ramadan

"Pelapor atas nama Mariono ini ditipu dengan modus yang sudah sering dilakukan oleh para penipu yang mengatakan bahwa korbannya ini mendapatkan bonus," ujar Kepala Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Padang , Ipda Erjon.

Setelah korban tergiur dengan bonus yang diakui sebanyak Rp450 ribu, pelaku langsung menuntun korban ke mesin ATM.

baca juga: Pasar Murah Dibuka, Dinas Perdagangan Kota Padang Batasi Pengunjung

"Setelah dituntun ke mesin ATM, korban dituntun melakukan transfer dan korban tidak sadar bahwa dirinya telah mentransfer uang kepada pelaku," lanjutnya.

Ia menuturkan bahwa korban mengalami kerugian sebanyak Rp14 juta dalam penipuan tersebut.

baca juga: Pemko Padang Imbau Warga Rutin Vaksin Hewan Peliharaan

Hal berbeda dialami oleh korban lainnya atas nama Zulkifli Yusuf yang ditelepon oleh seorang yang mengaku teman lamanya dan menawarkan sebuah mobil Honda CRV.

"Korban atas nama Zulkifli ini mengaku bahwa ia dihububgi oleh seseorang yang mengaku teman lamanya dan menawarkan sebuah mobil," lanjutnya.

baca juga: Program Sapi Bunting, Dinas Pertanian Kota Padang Siapkan Anggaran Rp100 Juta Untuk Peternak

Karena tertarik dengan mobil tersebut, korban langsung mentransfer uang kepada pelaku sebanyak Rp28 juta ke rekening atas nama Khairul Amin.

Korban ketiga atas nama Finny Natalia Sihombing (30) mengaku ditipu oleh rekan bisnisnya dalam jual beli tas.

"Korban mengaku bahwa ia diiming-imingi keuntungan sebanyak dua kali lipat dari modal korban dan korban langsung mentransfer uang sebanyak Rp20 juta," lanjut Erjon.

Ia mengatakan, seluruh laporan tersebut telah diteruskan kepada Satreskrim Polresta Padang untuk diselidiki lebih lanjut.

"Laporan sudah kami terima dan sudah kami teruskan kepada Satuan yang akan memprosesnya," ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Padang , Kombes Pol Chairul Aziz mengimbau masyarakat agar tetap waspada kepada siapa saja yang mengiming-imingi hadiah ataupun keuntungan yang besar.

"Masyarakat harus serba hati-hati saat mendapatkan telepon. Setiap diimingi hadiah, harus di cross chek lagi dan jika diiming-imingi sesuatu harus dibicarakan dulu dengan keluarga," ujarnya.

[Halbert Caniago]

Penulis: Iwan R