Panwaslu: Penegak Perda Harus Copot Poster Pasangan Pemimpin Padang di Pohon

Poster bakal pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang yang terpasang di pohon
Poster bakal pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang yang terpasang di pohon (KLIKPOSITIF/Halbert Chaniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Panwaslu Kota Padang menilai Satuan Polisi Pamong Praja harus segera bertindak atas temuan poster-poster bakal pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Padang yang terpasang di pohon.

Selain merusak fasilitas kota, hal itu menurut Ketua Panwaslu Kota Padang, Dori, hal itu disinyalir telah melanggar Peraturan Daerah tentang Fasilitas Umum.

baca juga: Alirman Sori Setuju Pilkada Serentak 2020 Ditunda: Tidak Akan Kiamat Republik Ini

Namun di sisi lain, pemasangan poster tersebut belum bisa dinyatakan sebagai pelanggaran karena KPU belum menetapkan pasangan calon untuk Pilkada 2018 , di Kota Padang.

Baca Juga:  Kampanye Belum Mulai, Poster Pasangan Calon Pemimpin Padang Sudah Merusak Pohon

baca juga: Termasuk Konser Musik, Ini 7 Kampanye Tatap Muka yang Masih Diizinkan KPU di Tengah Pandemi

"Terkait pemasangan stiker atau baliho di kota padang yang berisi gambar bakal pasangan calon walikota dan calon wakil walikota menurut peraturan perundangan belum merupakan pelanggaran dalam hal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)," katanya.

Ia mengatakan, poster tersebut dinilai belum bagian dari kampanye , sebab mereka belum dinyatakan secara resmi sebagai pasangan calon sesuai dengan ketetapan KPU.

baca juga: Kampanye Jaga Jarak Dimulai 7 September Hingga 6 Oktober

"Jadi itu belum pelanggaran, namun poster yang ditempeli pohon tersebut harus ditindak, dan itu adalah tugad dari Satpol PP," jelas Dori.

Jadi untuk penindakan, Satpol PP menurut dia bisa bertindak sesuai dengan Perda yang ada.

baca juga: Wartawati Nasrul Abit: Kami Sekeluarga Ikhlaskan Bapak untuk Masyarakat Sumbar

[Halbert Chaniago]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa